A (43) saat diamankan di kantor polisi. Foto: ist

NATUNA (BATAMLAGI.COM) – Sebagai kepala keluarga, pria ini bukannya melindungi keluarganya, malah merusak masa depan anaknya. Pria bejat berinisial A (43) ini tega meniduri anak tirinya. Atas perbuatannya, pria ini terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara yang didampingi Kanit PPA, Bripka Iffandi Ramadhan di Ranai Squer, Sabtu (28/11), mengatakan, dalam perkara tersebut terungkap, pelaku sudah melakukan perbuatan tak senonoh itu kepada anak tirinya sejak tahun 2016. Korban merupakan pelajar kelas 1 di salah satu SMP di Ranai.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku yang merupakan warga Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna itu, selalu memanfaatkan situasi sekitar. Saat suasana sudah sepi, pelaku memaksa korban untuk memenuhi hasrat binatangnya di rumahnya.

Tak pelak, pelaku yang ketagihan dan menganggap perbuatannya aman, terus memaksa korban. Dari pemeriksaan pelaku sudah 5 kali merudapaksa anak di bawah umur itu.

Korban yang sebelumnya ketakutan, akhirnya memberanikan diri menceritakan kebejatan ayah tirinya itu. Nenek korban yang mengetahui cucunya dijadikan budak seks, langsung melaporkan pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu pada tanggal 24 November 2020.

Mendapat laporan tersebut, jajaran reskrim langsung melakukan penyelidikan, dan membekuk pelaku.

“Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Ikhtiar Nazara.

Sedangkan korban saat ini masih dalam pemulihan psikis dari Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Natuna.

Untuk pelaku ancaman hukumannya hingga belasan tahun. “Pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2 dan UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” tutupnya.(bl)