Pjs Walikota Batam, Syamsul Bahrum. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Penularan Covid-19 kembali melanda di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota Batam. Untuk memutus rantai penyebarannya, work from home (WFH) kembali diperpanjang dari tanggal 17 hingga 30 November.

“Untuk menghindari paparan yang lebih luas dan melindungi ASN, terutama mereka yang berisiko terpapar. WFH kembali diperpanjang. Karena surat edaran terdahulu harusnya, 17 November ini sudah normal kembali,” kata Syamsul Bahrum, Pjs Walikota Batam, Selasa (17/11).

Dikatakan Syamsul, saat ini paparan virus masih terjadi di kalangan ASN, terutama mereka yang bertugas di Puskesmas. Selain itu pertumbuhan kasus setiap hari belum berhasil dikendalikan.

Jumlah pegawai yang masuk kantor dibatasi hanya 25 persen dari total pegawai. Pembatasan itu diatur OPD masing-masing. Namun yang penting pelayanan tak boleh terganggu.

“Baik pelayanan kesehatan, maupun pengurusan dokumen kependudukan dan lainnya,” papar Syamsul.

Penutupan kantor diberlakukan, apabila ada kasus positif Covid-19 ditemukan. Kantor akan ditutup selama tiga hari dan disterilisasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

Informasinya, hingga saat ini sudah ada 204 tenaga medis yang terpapar, dan 127 ASN. Penambahan kasus Covid-19 per tanggal 16 November, ada 58 orang dengan total 3.496.

Pada kesempatan itu Syamsul juga meminta meskipun bekerja dari rumah, ASN tetap menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban. Tidak boleh ada kelalaian dalam bertugas. Pegawai juga wajib mengisi Laporan Kinerja Harian (LKH).

“Tentu kita harapkan dari kalangan pegawai ini bisa ditekan. Saya ingin protokol kesehatan tetap dijalankan. Tidak saja di kantor tapi juga di rumah,” imbaunya.(bl)