Pjs Gubernur Provinsi Kepri, Bahtiar Baharuddin. Foto: ist

TANJUNGPINANG (BATAMLAGI.COM) – Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri, Bahtiar Baharuddin meminta kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri maupun kabupaten/kota yang tak mampu menangani pandemi Covid-19 agar mundur dari jabatannya.

“Kalau tidak mau mundur, ganti saja. Masih banyak orang-orang yang siap jadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini,” kata Bahtiar di Tanjungpinang, Kamis (5/11) seperti dilansir Antara.

Dikatakan Bahtiar, pemerintah dan masyarakat sedang berperang melawan Covid-19, sehingga penanganan yang dilakukan tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa. “Semua harus serius dan bersungguh-sungguh,” ujarnya.

Bahtiar mengaku tak nyaman dengan situasi perkembangan Covid-19 di wilayah Kepri karena, mengalami lonjakan dalam dua pekan terakhir.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu juga mengatakan, segala upaya akan dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat Kepri dari paparan Covid-19. Namun, tentu membutuhkan berbagai pertimbangan serta masukan dari kepala OPD, Satgas Covid-19, termasuk instansi vertikal TNI-Polri.

“Ayo, kerahkan semua tenaga dan energi kita untuk memerangi Covid-19 berikut dampak yang menyertainya,” kata Bahtiar.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data gugus tugas, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 Kepri per 5 November 2020 sudah mencapai 4.065 kasus atau bertambah 31 kasus, meliputi 880 kasus aktif, 3.081 sembuh, dan 104 meninggal.

Pada 6 November 2020 sudah mencapai 4.132 kasus atau bertambah 67 kasus, meliputi 887 kasus aktif, 3.136 sembuh, dan 109 meninggal.(ant)