Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kasus Covid-19 di Batam terus bertambah. Pasien yang cukup banyak berkontribusi adalah dari klaster karyawan swasta. Rumah sakit pun mulai penuh.

“RS sudah mulai padat lagi. Orang pete berkontribusi terjadi penambahan kasus,” ujar Didi Kusmarjadi, Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Jumat (23/10).

Ia mengatakan, jumlah kasus mulai mengalami peningkatan. Ditambah dengan ribuan karyawan PT PCI Elektronik Internasional yang berada di Komplek Panbil Industri, Nongsa, Kota Batam melakukan swab test massal.

Dari data Medilab Batam, karyawan yang melakukan rapid test sebanyak 2.310 orang. Dengan hasil reaktif berjumlah 356, sementara non reaktif sebanyak 1.954 orang.

Selanjutnya, karyawan yang reaktif melakukan swab test. Ternyata ada 186 karyawan yang positif Covid-19. Sedangkan, 155 orang dinyatakan negatif. Dan 15 orang lagi masih menunggu hasilnya.

Dijelaskan, melihat tingginya angka kasus tersebut, Rusunawa BP Batam akan disiapkan untuk menampung sementara karyawan swasta pasien klasifikasi orang tanpa gejala (OTG) atau asimptomatik.

Berdasarkan data terbaru kasus positif Covid-19 Kota Batam, Kamis (22/10) menuju angka 2.390. Ada penambahan kasus sebanyak 98 orang. Dengan rincian kasus terkonfirmasi bergejala ada 32 orang, tanpa gejala 39 orang, dan kontak erat berkisar 27 orang. Dua orang meninggal dunia.

Jumlah tersebut termasuk karyawan swasta yang dipaparkan di atas paling banyak. Masih ada anggota Polri, IRT dan lainnya.(bl)