Direktur Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepri mengamankan sejumlah orang yang diduga mengambil uang milik seorang pengemis yang mangkal di simpang jalan Universitas Internasional Batam (UIB).

Turut diamankan bersama para pria yang diduga pegawai Dinas Sosial dan Pemperdayaan Masyarakat (Dinsospemas) Kota Batam adalah mobil minibus plat merah BP 1036 C.

Penangkapan 4 orang itu berkaitan dengam video yang sempat viral. Tampak dalam video itu, seorang pengemis perempuan berada di atas mobil minimbus plat merah. Sedangkan seorang pengemis pria paruhbaya terduduk di pinggir jalan berteriak-teriak seraya mengatakan, uangnya diambil setiap diamankan dari jalanan.

“Uang saya diambil dan saya diturunkan di tengah jalan tempat sepi,” kata pengemis itu kepada pria yang merekam peristiwa tersebut.

Pengambil video sempat mempertanyakan kepada para petugas yang ada di atas mobil berplat merah itu. Namun malah tancap gas.

Dengan beredarnya video tersebut, jajaran Ditkrimum Polda Kepri langsung bergerak cepat mengamankan para pria.

“Betul sudah kita amankan, lagi dilakukan pemeriksaan,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, Selasa (20/10).

Dikatakan Arie, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya. “Masih kami lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Chitra Widya kepada wartawan membantah jika pihaknya melakukan tindakan arogan.

Peristiwa itu, katanya, terjadi pada Minggu (18/10) saat melakukan patroli rutin di sejumlah titik. Termasuk di simpang lampu merah UIB. Ada satu seorang pengemis atau penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) tidak mau diangkut dan menjerit-jerit. Sehingga menjadi perhatian warga yang melintas.

“Dia meronta-ronta dan menjerit-jerit. Petugas tidak jadi membawa bapak itu (PMKS). Yang satu orang perempuan sudah di dalam mobil, mereka ada dua di simpang (UIB) itu,” ujarnya sembari menyebutkan PMKS itu kerap tertangkap razia tim.

Chitra juga menerangkan karena peristiwa itu, petugas Dinsos Batam yang bertugas saat itu dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Begitu juga PMKS yang merasa dirugikan tersebut.

“Tadi pagi, petugas kita didatangi polisi untuk dimintai keterangan. Begitu juga dengan PMKS,” imbuhnya.(*/bl)