Tim Terpadu Penegakan Hukum dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan merapid test warga. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tim Terpadu Penegakan Hukum dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) menggelar razia dan mendapati 105 warga tak memakai masker di Pasar Pancur Seibeduk, Kamis (15/10). Para pelanggar dirapid test, dua reaktif.

“Tim kembali mendapati 105 warga yang tidak memakai masker,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin saat memimpin langsung razia masker di Pasar Tradisional.

Dikatakannya, para pelanggar langsung dirapid test, sekaligus menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi melanggar protokol kesehatan.

Kata Jefridin tindakan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, agar terhindar dari Covid-19. Karena saat ini penyebaran virus corona belum berakhir. Dalam razia ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam dibantu TNI-Polri.

“Kegiatan ini kami laksanakan semata-mata demi keselamatan masyarakat, termasuk bapak ibu (pelanggar). Saya ulangi, ini demi menyelamatkan masyarakat, tidak ada maksud lain,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar memakai masker secara teratur, rajin cuci tangan, baik menggunakan sabun atau handsanitazer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan serta menjaga imunitas dengan olahraga secara teratur.

Dijelaskan juga, aturan perihal penerapan protokol kesehatan dan penindakan pelanggar protokol kesehatan tertuang dalam Perwako Nomor 49 tahun 2020.

“Mari kita tidak abaikan protkes. Sayangi diri, keluarga dan orang sekitar kita,” pesan mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam.

Sementara, Kepala Satpol PP Batam sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Salim menyebutkan hingga selesai tercatat sebanyak 105 orang terjaring razia masker baik dewasa maupun remaja. Dua di antaranya hasilnya reaktif. Yang bersangkutan diminta untuk isolasi mandiri dan tim tetap melakukan pemantau.

“Iya ada dua hasilnya reaktif. Masih ada masyarakat yang belum mentaati protkes yang sedang berbelanja di Pasar Seipancur,” ujar Salim.(*/bl)