SM alias Tutia (29) dan AS (36), pelaku kasus narkotika jenis sabu yang diamankan petugas di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (11/10). Foro: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pria dan wanita berinisial AS (36) dan SM alias Tutia (29) diamankan Aviation Security (Avsec) atau petugas pengamanan Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (11/10) pagi. Keduanya dibekuk karena membawa sabu-sabu, sebelum naik pesawat terbang tujuan Batam – Jakarta – Lombok.

“Keduanya akan menggunakan maskapai Batik Air nomor penerbangan ID-6863 route Hang Nadim Batam (BTH) – Jakarta (CGK) – Lombok (LOP), rencana boarding pukul 07.30 WIB,” ujar Suwarso, Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), Bandara Hang Nadim Batam.

Dikatakan Suwarso, kronologis penangkapan berawal pukul 06.00 WIB kecurigaan perugas Avsec, Afsa Monica melihat gerak-gerik pelaku Tutia saat saat memasuki Gate Green Chanel pintu pemeriksaan X-Ray SCP – 1.

“Anggota Avsec melihat kecurigaan dari cara jalan pelaku yang terlihat ragu-ragu saat petugas akan melakukan body search,” ujar Suwarso yang menyebutkan keduanya berdomisili di Batam.

Lalu, petugas Avsec memeriksa pelaku dengan cara body search dan menemukan barang mencurigakan di dalam pakaian dalam pelaku. Oleh petugas Avsec diminta menuju ke toilet untuk dilakukan pemeriksaan secara mendetail.

“Setelah diperiksa, petugas menemukan benda mencurigakan yang dibungkus lakban warna hitam,” kata Suwarso.

Selanjutnya, petugas mengintrogasi, pelaku mengaku tidak sendiri. Lalu, Sabarudin, petugas Avsec menjemput teman dari Tutia Rahmi bernama AS.

Tidak berlama lama pukul 06.20 WIB kedua pelaku dibawa oleh petugas TNI AU, Avsec dan Bea Cukai menuju ruangan Bea Cukai Bandara untuk diperiksa secara mendetail. Kedua pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Batam untuk dilakukan Rontgen, hasilnya nihil.

“Barang bukti diamankan dari di antaranya, narkoba jenis sabu dengan total 117 gram, KTP, E-Ticket Maskapai Batik Air rute Batam-Jakarta-Lombok,” pungkasnya.(bl)