Polisi saat menggiring penjambret di 7 lokasi di Tanjungpinang, Rabu (7/10). Foto: Antaranews.com

PINANG (BATAMLAGI.COM) – Penjambret yang cukup meresahkan masyarakat Kota Tanjungpinang berhasil dibekuk polisi. Pelaku berinisial DS (31) terpaksa ditembak kedua betisnya karena hendak melarikan diri.

Dilansir dari Antara, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Panindra, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap di Jalan Haji Agus Salim pada Rabu (7/10) sekira pukul 10.00 WIB.

Ia menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi dan merupakan hasil penyelidikan tim gabungan Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat dan Sat Reskrim Polres Tanjungpinang.

Dari hasil interogasi, kata Reza, pelaku mengaku sudah menjambret di 7 lokasi di wilayah hukum Polres Tanjungpinang, yakni di Jalan Soekarno Hatta, kemudian dua TKP di Jalan Kamboja, Jalan Delima, dan TKP terakhir di Jalan Cempedak pada Senin 5 Oktober 2020.

Di TKP terakhir itu, korbannya adalah seorang wanita pengendara motor. Pelaku menarik tas korban hingga korban jatuh dan mengalami luka di wajah. Sementara pelaku berhasil melarikan diri membawa kabur tas korban.

Masih kata Reza, dari tangan pelaku pihaknya mengamankan barang bukti dua handphone merk Iphone 11 dan Iphone 7, dua tas hitam, satu tas warna orange, beberapa amplop ampau berwana merah, dan satu honda scoopy warna putih yang digunakan pelaku saat beraksi.

Pelaku dijerat pasal 365 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan kekerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.

Sementara itu, pelaku DS mengaku nekat menjambret karena tak punya pekerjaan tetap. Dari hasil kejahatannya itu digunakan untuk foya-foya, salah satunya membeli narkoba.

“Saya sangat ketergantungan dengan narkoba,” akunya.(ant)