Salah satu pengedar sabu yang diamankan Korpolairud Mabes Polri bersama Ditpolairud Polda Kepri. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Korpolairud Mabes Polri bersama Ditpolairud Polda Kepri membekuk 3 pengedar dan mengamankan sekitar 7 kilogram sabu-sabu di Batam.

Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Wiwit Arie Wibisono mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diduga akan ada transaksi narkoba pada Selasa (1/9) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat dilakukan pengecekan terhadap mobil yang berhenti di depan jalan masuk pelabuhan Roro Punggur, ditemukan sabu-sabu sebanyak 23 bungkus, dengan berat kurang lebih 5.780 gram. Dan diamankan pria berinisial A (47) warga Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan K (22) warga Kabupaten Pidie Aceh.

Selanjutnya di lokasi kedua, Perumahan Graha Nusa Batam diamankan 145 gram dan 2 timbangan digital.

Lalu, Subditgakum Ditpolairud Polda Kepri pada Rabu (2/9) sekitar pukul 14.45 WIB mendapatkan informasi bahwa kembali akan ada pengiriman sabu di wilayah Kampung Tua Patam Lestari dari Malaysia dengan sindikat yang sama.

Petugas melihat ada speed boat melaju dengan kecepatan tinggi lewat dari bawah jembatan. Dan dari arah bawah jembatan juga keluar seorang laki-laki mencurigakan naik motor melaju ke arah jalan raya, nyaris menabrak salah seorang anggota tim hingga terduga terjatuh.

Tim lalu mengamankan ME (39) beralamat di Kavling Melati Dapur 12 Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Dari tangannya diamankan 1 kilogram sabu dalam kemasan teh Cina yang diperban dengan lakban biru, plastik warna biru dan dimasukkan dalam kantong plastik merek KFC ditimpa dengan kotak KFC.

“Untuk pengembangan perkara bersama kasus ini dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Barelang dan sekaligus perkara akan ditangani oleh Satresnarkoba Polresta Barelang,” pungkasnya.(bl)