FP, perampok sadis yang berhasil ditangkap polisi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Satu perampok berinisial FP (Fadli Puja) (23) yang beraksi di Perumahan Buana Garden, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam berhasil dibekuk jajaran Polresta Barelang, Minggu (30/8) sekitar pukul 20.20 WIB.

Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur melalui Kasubbag Humas Polresta Barelang AKP Betty Novia mengatakan, jajaran Opsnal Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengamankan FP.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban berinisial GS (40). Kronologis kejadiannya berawal pada Rabu (26/8) sekitar pukul 20.15 WIB, korban bersama 2 anaknya berada di dalam kamar rumahnya di Perumahan Buana Garden tahap 2 Blok J Nomor 01 RT 005 RW 012, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Lalu terdengar pintu rumah ada yang mengetok dari luar.

“Kemudian korban mendengar suara ketukan pintu rumahnya. Saat pintu dibuka, pelaku langsung memaksa masuk ke dalam rumah. Pelaku saat itu memakai menutup wajah serta membawa sebilah parang,” ujarnya.

Tanpa basa-basi pelaku menodongkan parang itu ke leher korban. Korban berteriak meminta tolong. Namun pelaku mendorong tubuh korban sambil menyuruh diam sembari meminta uang.

Dengan rasa takut, korban menuju kamar untuk mengambil uang Rp 1 juta di dalam lemari. Uang itu diberikan kepada pelaku yang terus mengikutinya dari belakang.

“Pelaku juga mengambil 1 Hp merek Samsung Seri A5 warna putih dan 1 Hp merek Oppo warna hitam yang ada di atas kasur kamar,” paparnya.

Belum puas, pelaku kembali meminta uang. Namun korban mengatakan hanya uang itu yang ada. Lalu pelaku kabur.

Dengan kejadian tersebut korban mengalami luka robek di dagu, punggung telapak lengan kanan, jari kelingking, jari jemari lengan kiri, serta siku lengan kiri pelapor.

Atas laporan korban, polisi melakukan penyelidikan di lapangan dan benar telah terjadi tindak pidana Curas (Perampokan). Kemudian pada Minggu sekitar pukul 19.30 WIB, Opsnal Reskrim Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat bahwa, pelaku berada di pintu keluar SPBU Sei Panas.

Sekitar pukul 20.20 WIB, saat dilakukan penangkapan, pelaku melawan dan mencoba melarikan diri. Tak mau buruannya kabur, tembakan peringatan sebanyak 3 kali dilepaskan.

Tapi pelaku tetap melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terarah ke kaki pelaku dan pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sedangkan barang bukti yang diamankan, 1 handphone Samsung A5 milik korban, 1 parang, 1 motor Beat.

“Pasal yang disangkakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara selama sembilan tahun,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kapolresta mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana pencurian, tidak membuka peluang atau kesempatan bagi orang lain untuk melakukan tindakan kriminalitas.

“Selalu waspada dalam kondisi apapun,” pungkasnya.(bl)