Petugas medis saat melakukan tracing di wilayah Cipta Puri, Tiban Baru, Sekupang. Foto: Ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tim gugus tugas Covid-19 bergerak cepat melakukan tracing terhadap warga yang kontrak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial Tn. YHG (47) yang meninggal dunia.

Seperti diketahui dalam rilis yang disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi pada Kamis (20/8), kasus nomor 433 tersebut beralamat di kawasan Perumahan Tiban Bukit Asri, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang.

Yang bersangkutan dibawa ke IGD RSBP Batam pada tanggal 19 Agustus dalam kondisi Death On Arival (DOA).

Dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan, jenazah yang bersangkutan awalnya dibawa paksa oleh pihak keluarga.

Mengingat hasil swab YHG diketahui positif, dibantu dari Tim Gugus Tugas dan kepolisian, jenazah dibawa kembali ke RSBP Batam.

“Jenazah dibawa kembali ke RSBP untuk dilakukan pemulasaran secara protokol Covid,” ujarnya, Jumat (21/8).

Dijelaskan, sebelumnya, yang bersangkutan memiliki riwayat demam untuk itu dilakukanlah pemeriksaan swab hidung/nasal yang hasilnya diterima dan diketahui positif.

Terkait adanya kontak erat dengan kasus nomor 433, tim gugus tugas melakukan tracing. Sebanyak 24 orang dievakuasi langsung ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Galang untuk menjalani swab test tenggorokan.

“Ada 24 orang yang kontak erat dibawa ke RSKI Covid-19 Galang. Hampir sama dengan kasus yang di Bengkong,” paparnya.(bl)