Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Terkait 15 orang yang mengambil paksa jenazah positif Covid-19 di RS Budi Kemuliaan (RSBK) telah diswab test. Hasil swab test semuanya negatif. Meski begitu, kasus hukumnya lanjut di kepolisian.

“(Warga) yang kasus Bengkong yang dibawa ke RSKI Covid-19 Galang, hasilnya sudah keluar. Negatif semua (15 orang),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (21/8).

Mereka pun disudah keluar dari RSKI dan harus mempertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Hari ini (Jumat) mereka dibawa ke kantor polisi untuk kasus hukumnya seperti apa. Ini bagian efek jera juga bagi mereka,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim gugus tugas Covid-19 langsung bertindak cepat setelah mengetahui pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia dibawa paksa pihak keluarga pada Selasa (18/8).

15 orang termasuk keluarga dan masyarakat yang ikut serta dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Galang.

Didi Kusmarjadi sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Karena hal ini menyangkut keselamatan semua orang, jenazah kasus nomor 415, berinisial Tn.R (65) ini seharusnya dilakukan pemulasaran secara protokol Covid-19.

“Karena sudah diambil keluarga, jenazah tidak dilakukan pemulasaran Covid-19 seperti jenazah Covid lainnya,” ungkap Didi.(bl)