Barang bukti kasus pembunuhan pelaut. Dan petugas saat mencari pisau di laut. Foto: Ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Gara-gara tidurnya terganggu, Patanduk (30) yang sehari-hari bekerja di Kapal Pelican ini, tega menikam teman sekerjanya sesama pelaut berinisial ED hingga tewas. Atas perbuatannya, pelaku dibui di sel tahanan Polsek Batuampar.

Kapolsek Batuampar, AKP Nendra Madya Tyas saat ekspos kasus pembunuhan di Mapolsek Batuampar, Senin (3/8), mengatakan, peristiwa maut itu terjadi pada Sabtu (1/8) di atas Main Deck Lambung Kanan Kapal Pelican di Tanjung Sengkuang tepatnya di depan kawasan PT WWE.

Saat pelaku tidur, ED dan teman-temannya yang baru pulang dan masuk ke kapal. Korban bercanda sambil tertawa sehingga pelaku merasa tidurnya terganggu, sehingga terjadi pertengkaran.

“Terjadi pertengkaran adu mulut. Dimana di antara korban dan pelaku sempat mengeluarkan kata-kata ‘Mari kita baku bunuh,” ujar Nendra.

Selanjutnya, kata Kapolsek, pelaku berlari keluar kamar menuju dapur mengambil sebilah pisau dan bertemu korban di main deck sebelah kanan. Pada saat itulah pelaku melakukan penikaman terhadap korban.

“Korban ditikam sebanyak sembilan kali tusukan di sebelah kanan dada atas, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Unit Reskrim yang mendapat laporan masyarakat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan tersangka, yang sempat melarikan diri dan membuang pisau dapur ke laut.

Dengan dibantu masyarakat barang bukti berhasil didapatkan. Dan pelaku dapat diamankan ke Polsek Batuampar.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 340 Jo Pasal 338, Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

“Barang bukti yang diamankan sebilah pisau dapur (ujungnya patah) dan 1 helai celana warna coklat dengan bercak darah,” pungkasnya.(bl)