Walikota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam kembali menjalani Work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. WFH dimulai dari tanggal 4 hingga 24 Agustus mendatang.

“Kita berlakukan lagi WFH karena lonjakan kasus tiga hari belakangan cukup banyak. Makanya kita putuskan WFH,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi, Selasa (4/8).

Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 01 tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja dan perubahan keempat atas surat edaran Wali Kota Batam nomor 181 tahun 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Covid-19.

Bagi pegawai yang dijadwalkan bekerja di rumah, apabila diperlukan untuk hadir ke kantor, maka wajib datang. Di mana setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib melakukan pengawasan atau pemantauan terhadap keberadaan pegawainya dalam melaksanakan pekerjaan. Sekaligus juga mengecek kondisi kesehatannya.

“Nanti, masing-masing OPD yang akan menyusun rencana WFH di kantor mereka. Diatur agar tidak mengganggu pelayanan publik. Jangan sampai kepentingan publik tidak jalan karena WFH ini,” ujar Rudi.

Selanjutnya, bagi pegawai yang bekerja di rumah wajib mengerjakan tugas dan melaporkan hasil kerja kepada atasan langsungnya setiap hari. Serta dilarang bepergian ke luar daerah.

Selain mengatur soal waktu, SE Wali Kota Batam ini juga berisi ketentuan penerapan WFH melalui kehadiran pegawai di tiap OPD tidak lebih dari 50 persen dari jumlah pegawai.

Rudi menambahkan, kalau WFH ini merupakan usaha bersama untuk mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemko Batam.

“Yang dirumahkan diprioritaskan ASN yang di atas 50 tahun, yang punya penyakit lainnya. Masyarakat juga diharapkan bisa terus mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.(bl)