Suasana shalat Idul Adha di Dataran Engku Putri, Jumat (31/7). Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain mengatakan, dampak Covid-19 mempengaruhi penurunan jumlah hewan untuk kurban hingga 16 persen, dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikatakan Zulkarnain, berdasarkan data yang diperoleh dari panitia kurban tingkat kecamatan tahun ini jumlah hewan kurban mengalami penurunan, karena adanya wabah Covid-19.

“Karena kondisi pandemi Covid-19 jadi ada penurunan terhadap kurban,” kata Zulkarnain, Jumat (31/7).

Dijelaskan, jumlah hewan kurban mengalami penurunan sekitar 16 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, pihaknya mencatat  hewan kurban di 12 Kecamatan Kota Batam sebanyak 3.395 ekor, terdiri dari 1.069 sapi dan 2.296 kambing.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang mengalami penurunan. Tapi mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi, dan Covid-19 bisa cepat berlalu,” ucapnya.

Sedangkan untuk jumlah titik salat Idul Adha tahun ini di 12 kecamatan se-Batam sebanyak 564 titik. Hal ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2019 lalu, dimana pada tahun lalu sebanyak 635 titik.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan ibadah salat, pemotongan hewan, hingga pendistribusian semuanya sesuai dengan protokol kesehatan.

Jamaah yang datang harus mengenakan masker, dan menjaga jarak. Begitu juga pemotong hewan, petugas menggunakan alat pelindung diri, agar menjamin keamanan daging di tengah pandemi.

“Berbeda dengan kurban sebelumnya, tahun ini mengikuti standar protokol kesehatan, tidak ada antrian pembagian kurban, karena langsung didistribusikan ke masyarakat oleh panitia,” ungkapnya.(bl)