Hotel Nagoya Plasa sudah tak beroperasi. Tampak bangunan tujuh lantai itu gelap, Senin (27/7). Fofo: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Hotel Nagoya Plasa masuk daftar hotel di Batam yang tidak beroperasi lagi. Sejak beberapa bulan lalu, hotel yang cukup legend berdiri di bilangan Nagoya itu harus tutup, karena terdampak wabah Covid-19. Ratusan karyawan pun dirumahkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti yang dikonfirmasi, Senin (27/7), terkait tak beroperasinya hotel tersebut mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak hotel.

Menurut Rudi, dari laporan yang diterimanya, jumlah karyawan yang terdampak dari penutupan hotel sekitar 100 karyawan. Karyawan yang ada saat ini merupakan karyawan lama dengan masa kerja lebih dari 10 tahun.

Rudi menerangkan, persoalan keuangan menjadi penyebab pihak manajemen memutuskan untuk menutup usahanya untuk saat ini. Dan saat ini fokus untuk menyelesaikan hak-hak karyawan.

“Karena belum ada kesepakatan kedua pihak, minggu depan kita pertemuan lagi. Baik pihak hotel dan karyawan. Ini terkait pembayaran hak karyawan belum bisa dilakukan hingga saat ini,” ujarnya.

Dijelaskan Rudi, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan terkait besar uang pesangon. Pihaknya pun akan segera menggelar pertemuan dengan kedua belah pihak untuk mencarikan solusi, sesuai dengan aturan ketenagakerjaan.

Ia menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 semakin memperburuk operasional hotel. Karena sepinya tamu membuat biaya operasional hotel terganggu. Sehingga, penutupan hotel menjadi solusi terbaik saat ini, meskipun berdampak kepada pemutusan kerja.

“Ditambah pandemi Covid. Kalau tutup artinya perusahaan sudah berusaha sebelumnya. Namun karena tidak bisa lagi, apa boleh buat. Terpenting saat ini hak karyawan terpenuhi,” katanya.(bl)