Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi saat menggelar rapat di Dataran Engku Putri. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Innalillahi…seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia pada Sabtu (25/7) sore. Almarhumah merupakan pasien kasus nomor 276. Pasien ini dilaporkan mempunyai penyakit penyerta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi yang dikonfirmasi wartawan pada Minggu (26/7) membenarkan kabar duka tersebut.

“Iya pasien nomor 276 meninggal dunia semalam (Sabtu). Kondisi pasien saat dirawat lemah,” ujar Didi.

Dikatakan Didi, sesuai prosedur pemulasaran jenazah mengikuti protokol kesehatan. Katanya, semasa sakit, almarhumah dirawat di Ruangan ICU RS Awal Bros.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi dalam rilisnya menyampaikan, Ny.NM (52) merupakan ibu rumah tangga (IRT) beralamat di Tanjung Tritip, Kelurahan Tanjung Uma, Lubukbaja. Ia dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada Kamis (23/7).

Dijelaskan, tanggal 21 Juli 2020, almarhumah datang memeriksakan diri untuk berobat ke IGD RS Harapan Bunda Batam dengan keluhan demam dan batuk sejak seminggu sebelumnya yang disertai nyeri ulu hati, mual dan muntah, serta sesak nafas yang semakin kuat dirasakan sejak semalam sebelumnya.

Kemudian dokter pemeriksa dilakukan pemeriksaan secara intensif antara lain Rontgen Thorax AP; Pneumonia Bilateral, Laboratorium lengkap serta pemeriksaan RDT yang hasilnya diketahui “IgG Reaktif”.

Sesuai hasil pemeriksaan tersebut ditegakkanlah Diagnosa; Pneumonia Bilateral +Susp TB Paru + AKI + Susp Covid-19” dan direkomendasikan oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien /DPJP kepada yang bersangkutan diharuskan dirawat di ruang isolasi yang memiliki ICU.

“Mengingat RSHB tak memiliki ruang perawatan isolasi yang dilengkapi ICU, selanjutnya yang bersangkutan dirujuk ke RS Awal Bros Batam, guna memperoleh tindakan penanganan medis yang lebih optimal,” imbuhnya.(bl)