Pawai takbir keliling. (Foto ilustrasi)

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Malam pawai takbir keliling Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini ditiadakan. Pasalnya, Batam masih di berada di zona kuning. Gantinya takbir dilakukan di tiap masjid.

“Agar tidak ada klaster baru makanya sepakat untuk ditiadakan. Kami imbau takbirnya di masjid saja. Jangan ada melibatkan masyarakat banyak untuk takbir keliling ini,” ujar Zulkarnain, Kepala Kantor Kemenag Batam, Kamis (16/7) sembari mengatakan, karena sampai saat ini masih ada penambahan kasus positif Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan, untuk malam Idul Adha diganti dengan takbiran di masjid. Meski begitu, pihaknya juga membatasi jumlah warga yang ikut takbiran. Hal ini sesuai arahan Walikota Batam, Muhammad Rudi untuk mencegah dan meminimalisir risiko penularan Covid-19.

Jefridin juga menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan juga pihak kepolisian terkait malam takbiran nanti. Jajaran kepolisian akan berpatroli untuk mengawasi jika terdapat keramaian atau titik kumpul warga.

Pada kesempatan itu, Jefridin mengimbau, salat Idul Adha bisa dilaksanakan di lapangan jika cuaca cerah dengan mengatur shaf salat berjarak sesuai protokol kesehatan.

“Untuk tingkat Kota Batam (Salat Id) dilaksanakan di Dataran Engku Putri, dengan mempertimbangkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.(bl)