Ilustrasi pelaku kasus pencabulan dibekuk polisi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Niat hati ingin menyekolahkan anaknya di SMAN 1 (Smansa) di Sekupang, SY (40) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ini malah jadi korban pencabulan seorang pria di sekolah favorit tersebut, Selasa (7/7) siang. Kini, pelaku sudah dijebloskan di sel tahanan Polsek Sekupang.

Informasinya, hari itu sekitar pukul 12.00 WIB, SY mendatangi sekolah tersebut untuk mendaftarkan anaknya. Lalu bertemu dengan pelaku berinisial HH (27).

SY bertanya kepada HH dimana tempat pendaftaran siswa baru. Oleh HH, emak-emak yang tinggal di Perumahan Taman Sari Hijau itu diantar masuk ke dalam sekolah berpura-pura menemui guru. Siang itu, suasana di sekolah sedang sepi.

Sesampai di salah satu ruangan sekolah, HH yang sudah berpikiran kotor langsung beraksi. Korban memberontak. Namun apa daya tenaganya kalah kuat dari tenaga pelaku yang sudah kesetanan.

Setelah korban sekuat tenaga melawan, akhirnya berhasil melarikan diri. Korban meminta pertolongan kepada warga sekitar tempat kejadian.

Saat itu juga korban langsung pergi ke Mapolsek Sekupang yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Korban membuat laporan polisi. Berdasarkan laporan tersebut, jajaran Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Res Iptu Tigor Dabariba SH langsung melakukan penyelidikan.

Setelah identitas dan tempat tinggal pelaku diketahui, setengah jam kemudian, pelaku berhasil dibekuk di rumahnya.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti buku bacaan, sepatu, celana dalam warna ungu, kaos warna biru, celana pendek putih, satu kayu berbentuk senjata laras panjang dan topi security.

Kapolsek Sekupang AKP Yudhi Arfian SIK yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan tersangka kasus pencabulan itu.

“HH tersangka, dan kini sudah ditahan di Mapolsek Sekupang terkait dugaan cabul di SMAN 1 Batam, Sekupang,” imbuhnya.(bl)