Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Batamlag.com.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan adanya 4 warga yang terpapar Covid-19 pada Jumat (3/7). Sehingga total 238 kasus, sembuh 189, meninggal 12, dirawat 34 orang. Di hari yang sama 3 warga yang terpapar Covid-19 sembuh.

Disampaikan dalam rilis, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan kasus baru warga Batam yang memeriksakan diri secara mandiri serta hasil contact tracing terhadap kasus sebelumnya di Kota Batam.

Terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 4 warga Kota Batam yang terdiri dari 2 perempuan dan 2 laki-laki. Berikut ini riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut sebagai berikut:

Satu, laki-laki berinisial Tn.BS usia 40 tahun, Wiraswasta, beralamat di Kawasan Perumahan Kampung Agas Sungai Harapan Kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 235 Kota Batam.

Yang bersangkutan datang memeriksakan diri ke RS Bhayangkara Batam pada tanggal 22 Juni 2020 untuk melakukan pemeriksaan swab tenggorokan secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan bekerja di Malaysia dengan hasil yang diketahui dan diperoleh dari Laboratorium Klinik Prodia melalui RS Bahayangkara Batam pada hari ini terkonfirmasi positif.

Dua, perempuan berinisial Ny.F usia 80 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Kampung Jawa Kelurahan Sekanak Raya Kecamatan Belakangpadang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 236 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan nenek dari terkonfirmasi Positif nomor 190 yang merupakan ASN Satker Kementerian Kesehatan di Batam, dimana pada saat perayaan lebaran mereka sekeluarga berkumpul di rumah orang tuanya di Belakangpadang.

Sehubungan tindaklanjut contact tracing yang dilakukan oleh tim surveillance terhadap kasus cucunya tersebut maka terhadap yang
bersangkutan pada tanggal 18 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan yang hasilnya diketahui pada tanggal 21 Juni 2020 dengan terkonfirmasi negatif.

Namun mengingat yang bersangkutan merupakan closes contact maka pada tanggal 30 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Tiga, laki-laki berinisial Tn.JF usia 20 tahun, Belum Bekerja, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 237 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan adik kandung dari Terkonfirmasi Kasus Nomor 215 dan 229 dan anak kandung dari Terkonfirmasi Kasus Nomor 234, yang berkaitan dengan erat dengan Terkonfirmasi Positif nomor 204 yang merupakan kasus pertama yang ditemukan dari klaster PT. FCS Kabil.

Empat, perempuan berinisial NY.AHH usia 25 tahun, Belum Bekarja, beralamat di kawasan perumahan Kampung Bumi Permai Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 238 Kota Batam.

Yang bersangkutan pada tanggal 29 Juni 2020 datang memeriksakan diri ke Klinik Medilab Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan panggilan pekerjaan dengan hasil reaktif.

Mengingat hasil reaktif pada pemeriksaan RDT tersebut maka dilakukan edukasi oleh pihak Klinik Medilab Batam dan untuk penanganan selanjutnya dilakukan oleh Puskesmas Batu Aji sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya. Selanjutnya pada keesokan harinya tanggal 30 Juni 2020 yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 Galang untuk dilakukan observasi dan isolasi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini terkonfirmasi positif.

Sementara 3 warga yang sembuh adalah kasus 58, Budiman, alamat Golden Land Blok G No.18 Kel.Taman Baloi Kec.Batam Kota Swasta, laki-laki, umur 43 (13 kali swab); kasus 65 Wahyu Surandri Candra, alamat
Bengkong Telaga Indah RT 002/RW 019 Kel.Sadai Kec.Bengkong. Pelajar, laki-laki, umur 22 (13 kali swab); kasus 209, Khoirul Hafids, alamat Tembesi Sidomulya Rt.01 Rw.06 Sagulung Kel.Tembesi. Kec.Sagulung. Pelajar, laki-laki, umur 15 (4 kali swab).(bl)