Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi saat menggelar pertemuan di Dataran Engku Putri, Batamcentre. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (24/6).

Disampaikan dalam rilisnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil contact tracing dari kasus sebelumnya 1 perempuan dan 1 laki-laki Tenaga Kerja Asing (TKA) RRT (Republik Rakyat Tiongkok atau Republik Rakyat Cina).

Berikut disampaikan riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut sebagai berikut:

Laki-laki berinisial Tn.YG, usia 37 tahun, TKA perusahaan di Kawasan Kabil, beralamat di Mess Perusahaan yang terletak kawasan Kabil Jalan Raya Telaga Punggur, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 213 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) dari RRT di salah satu pabrik plastik di kawasan Industri Kabil yang merupakan teman satu negara dengan Terkonfirmasi Kasus Nomor 204 dan bertempat tinggal satu mess, namun berbeda kamar di lokasi tersebut sejak awal bulan Februari 2020.

Sehubungan hasil tindaklanjut contact tracing yang dilakukan oleh tim surveilans terhadap kasus terkonfirmasi nomor 204, maka kepada yang
bersangkutan bersama seluruh karyawan perusahaan tempatnya bekerja dilakukan pemeriksaan RDT pada tanggal 20 Juni 2020 dengan hasil non reaktif.

Namun mengingat yang bersangkutan adalah closes contact primer, maka pada tanggal 22 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Saat ini sedang dalam persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara.

“Masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,” demikian disampaikan.(bl)