Suasana jual beli di Pasar Toss 3000, Kecamatan Lubukbaja. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Rencana Pemko Batam akan melakukan penutupan sementara Pasar Toss 3000, Kecamatan Lubukbaja, diganti dengan melakukan penataan terhadap para pedagang di pasar tersebut pada Senin (29/6). Sebelum kegiatan dilaksanakan akan ada sosialisasi.

“Minggu ini kita sosialisasikan. Sekaligus mengukur jarak antar pedagang. Sehingga pas tanggal 29 langsung dieksekusi,” kata Gustian Riau, Kepala Disperindag Kota Batam, Senin (26/6).

Dikatakan Gustian Riau, penataan dilakukan per blok setiap harinya. Penataan direncanakan dilakukan selama 5 hari dan akan melibatkan tim gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP.

Pada hari pertama dilakukan penataan untuk blok A dan blok B. Hari kedua blok C dan D. Hari berikutnya seluruh blok.

Pertama, pihaknya akan menata pola tempat berjualan pedagang dengan menerapkan ukuran 2×2 meter, sehingga physical distancing bisa diterapkan.

Untuk tempat akan diatur pihak pengelola. Gustian juga mengatakan, lokasi berjualan pedagang akan dicat.

“Kalau dicat sekarang cuaca kurang bagus. Dikhawatirkan akan memudar,” ucapnya.

Dijelaskan juga, selama ini pengelola pasar sudah mulai melakukan penataan. Nantinya, jalan yang dilewati pembeli diperbesar dan jarak pedagang perlu ditata dengan menggunakan pola zigzag. Agar bisa jaga  jarak.

Setelah penataan dilakukan, tambahnya, pihak Disperindag akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam yang mengatur pintu masuk dan keluar pedagang dan pembeli.

Nantinya hanya ada 1 pintu masuk saja. Ia menambahkan, sudah hampir seluruh pasar menerapkan protokol kesehatan tersebut. Namun, Pasar Toss 3000 yang belum menerapkan.

“Jadi, di pintu masuk nanti sudah ada petugas yang mengecek suhu tubuh, tempat cuci tangan sehingga yang masuk aman,” pungkasnya.(bl)