Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan adanya warga yang positif Covid-19, Minggu (14/6).

Disampaikan dalam rilisnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam ini merupakan hasil pemeriksaan swab Tim analis BTKLPP Batam dan Laboratorium Klinik Prodia Batam, berdasarkan temuan kasus baru serta hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari klaster HOG Eden Park dan Pasar Toss 3000 Kota Batam.

11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri dari 4 perempuan dan 7 laki-laki, yakni;

Satu, laki-laki berinisial Tn. POS usia 26 tahun, Karyawan BUMN, beralamat di kawasan perumahan Greenland Housing Kelurahan Teluk Tering Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 171 Kota Batam.

Dua, perempuan berinisial Ny.RT usia 53 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 172 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan teman dan tetangga dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 164 (NyLS), Tukang Urut/Pijat yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Tiga, perempuan berinisial Ny.R usia 47 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 173 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan adik kandung dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 164 (Ny.LS), Tukang Urut/Pijat yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Empat, laki-laki berinisial Tn.WDJ usia 55 tahun, Swasta, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 174 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan suami Terkonfirmasi Positif Nomor 173 dan juga adik ipar dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 164 (Ny.LS),
Tukang Urut/Pijat yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Lima, laki-laki berinisial Tn.JJ usia 26 tahun, Swasta, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 175 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan rekan satu kantor dari Terkonfirmasi Positif Nomor 173 dan 174 dan juga keponakan dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 164 (Ny.LS), Tukang Urut/Pijat yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Enam, perempuan berinisial Ny.T usia 40 tahun, ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, beralamat di kawasan Perumahan Taman Sari Hijau, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 176 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan rekan sekantor dari kasus Terkonfirmasi Re-Infeksi Covid-19 Nomor 166 Kota Batam yang saat ini masih dalam perawatan di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Tujuh, laki-laki berinisial Tn.JF usia 40 tahun, ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, beralamat di kawasan perumahan Pondok Pelangi Kelurahan Tiban Indah Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 177 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan rekan sekantor dari kasus Terkonfirmasi Re-Infeksi Covid-19 Nomor 166 Kota Batam yang saat ini masih dalam perawatan di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Delapan, laki-laki berinisial Tn.J usia 57 tahun, Penjual Sayur di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh, beralamat di kawasan Perumahan Kampung Tanjung Uma, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 178 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan suami dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 162 (Ny UK). Sehubungan dengan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan 151 yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000, maka Tim penanganan Covid-19 Puskesmas
Lubuk Baja pada tanggal 04 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut dengan hasil yang bersangkutan dinyatakan non reaktif.

Pada tanggal 10 Juni 2020 yang bersangkutan bersama keluarganya dilakukan karantina di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam, dan kemudian pada tanggal 11 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sembilan, laki-laki berinisial Tn.MPS usia 31 tahun, Wiraswasta, saat ini beralamat di kawasan Apartemen Batam Centre Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam merupakan kasus baru Re-Infeksi Covid-19 Nomor 179 Kota Batam.

Yang bersangkutan sebelumnya merupakan kasus terkonfirmasi nomor 2 yang sudah dinyatakan sembuh pada tanggal 28 April 2020 lalu dan juga telah selesai menjalankan isolasi mandiri pasca dinyatakan
sembuh selama 14 hari.

Sehubungan rencana kepulangannya ke kota Medan, guna memenuhi persyaratan penerbangan maka yang bersangkutan pada tanggal 11 Juni 2020 melakukan RDT mandiri di RSAB Batam dengan hasil reaktif dan selanjutnya pada hari yang sama ditindaklanjuti kembali dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

Sepuluh, perempuan berinisial Ny. NS usia 31 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Buana Garden, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 180 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan kerabat dari kasus Terkonfirmasi Positif Nomor 162 (Ny UK) yang bertemu dengannya pada saat silaturahmi lebaran. Hal ini menindaklanjuti hasil PE dan Tracing kasus terkonfirmasi positif nomor 62 tersebut.

Sebelas, laki-laki berinisial Tn. DH usia 46 tahun, Karyawan Bank BUMN di Pekanbaru Riau, beralamat di kawasan perumahan Tiban Koperasi, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 181 Kota Batam.

Yang bersangkutan pada tanggal 10 Juni 2020 datang ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan Medical Cek Up (MCU) dengan metode pemeriksaan PCR guna keperluan persyaratan penerbangan ke Pekanbaru tempatnya bekerja. Hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan oleh Laboratorium Klinik Prodia yang diterima pada hari ini menyimpulkan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif.

Perlu diketahui berdasarkan anamnesa yang dilakukan terhadap yang bersangkutan menyatakan bahwa sebelumnya guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Batam pada tanggal 05 Juni 2020 telah melakukan RDT di RS Santa Maria Pekanbaru dengan hasil reaktif, namun tidak disarankan untuk self isolatian/Karantina Mandiri. Kemudian pada tanggal 07 Juni 2020 yang bersangkutan tetap berangkat ke Batam menggunakan mobil travel ke Selat Panjang dan dilanjutkan dengan kapal ke Batam.

Selanjutnya juga disampaikan oleh yang bersangkutan bahwa selama di Batam yang bersangkutan tidak pernah beraktivitas di luar rumah sampai dengan saat akan berangkat kembali ke Pekanbaru.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap seluruh klaster terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa, masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.(bl)