Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi saat menggelar rapat di Dataran Engku Putri. Foto: Batamlagi.com.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan adanya satu warga yang terpapar Covid-19, Jumat (12/6). Jumlah penderita Covid-19 di Batam saat ini 170 orang. Meninggal 12, sembuh 76, dirawat 82 pasien.

Dalam rilis disebutkan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil tracing closes contact dari klaster HOG Eden Park Kota Batam.

Disebutkan, terkonfirmasi positif Covid-ini seorang berinisial Ny M, usia 33 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di wilayah Pulau Kubung, Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 170 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan istri dari terkonfirmasi nomor 155.

Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap klaster HOG Eden Park 49 dan 82, yaitu mertuanya yang dinyatakan terkonfirmasi positif nomor 129 dan 130 yang saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Maka pada tanggal 29 Mei 2020 kepada yang bersangkutan bersama suami beserta anak dan keluarganya yang lain dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

Mengingat yang bersangkutan adalah closes contact primer dan tinggal serumah dengan orang tuanya tersebut, pada tanggal 01 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada tanggal 05 Juni 2020 dengan terkonfirmasi negatif.

Selanjutnya pada tanggal 9 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua dimana hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini sudah dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam.

“Diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” demikian disampaikan.(bl)