Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi saat menggelar rapat di Dataran Engku Putri. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan adanya warga Batam yang terpapar Covid-19, Kamis (11/6). Total saat ini warga yang terpapar Covid-19 berjumlah 169 orang.

Dalam rilisnya dijelaskan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus baru dan pengembangan dari tracing closes contact yang terus berlangsung.

Terkonfirmasi positif Covid-19 ada 4 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan yakni;

Pertama, laki-laki berinisial Tn.I usia 52 tahun, ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, beralamat di kawasan perumahan Kompleks Baloi Kesehatan Kelurahan Baloi Indah Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, merupakan kasus baru Re-Infeksi Covid-19 Nomor 166
Kota Batam.

I sebelumnya merupakan kasus terkonfirmasi nomor 23 yang sudah dinyatakan sembuh pada tanggal 21 April 2020. Dan telah selesai menjalankan isolasi mandiri pasca dinyatakan sembuh selama 14 hari.

Berdasarkan hal tersebut terhitung mulai tanggal 06 Mei 2020 yang bersangkutan telah kembali beraktifitas seperti biasa di kantornya di kawasan Batu Ampar Kota Batam.

Pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan perjalanan dinas ke Tanjung Balai Karimun, dan kembali ke Batam pada tanggal 30 Mei 2020.

Pada tanggal 09 Juni 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT di kantornya, yang hasilnya diperoleh “IgG Reaktif dan IgM Non Reaktif” yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab tenggorokan dengan hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Kedua, laki-laki berinisial Tn.AS usia 42 tahun, Pedagang Pasar Toss 3000 Sei Jodoh, beralamat di kawasan Kompleks Ruko Jodoh Maritim Square, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 167 Kota Batam. AS adalah rekan sesama pedagang dengan terkonfirmasi nomor 151.

Ketiga, perempuan berinisial Ny. I usia 50 tahun, Guru ASN SDN Batam Kota, beralamat di kawasan perumahan Baloi Ditpam OB Kelurahan Sukajadi Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 168 Kota Batam.

I pada tanggal 04 Juni 2020 berobat ke UGD salah satu RS Swasta di kawasan dekat tempat tinggalnya dengan warga Batam terkonfirmasi positif Covid-19 kasus nomor 166 – 169.

Keempat, perempuan berinisial Ny.M usia 57 tahun, Penjual Jamu Gendong, beralamat di kawasan perumahan Ruli Muara Takus Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 169 Kota Batam, yang merupakan teman satu kost dari terkonfirmasi positif nomor 161.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19,” demikian dilaporkan.(bl)