Ilustrasi pelaku pencabulan dijeruji penjara. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Seorang gadis berinisial NA (14) menjadi korban pencabulan. Pelakunya adalah tetangga korban berinisial AP (40). Kasus ini baru diketahui setelah ibu korban curiga dengan perubahan perangai anak gadisnya tersebut.

“Sifat korban berubah total. Biasanya saat diajak ibunya keluar rumah, korban selalu mau, tapi setelah pencabulan itu NA malah ketakukan. Ibu korban pun mulai curiga,” ungkap AKP Betty Novia, Kasubbag Humas Polresta Barelang menceritakan awal mula terungkapnya kasus tersebut.

Betty Novia mengatakan, bermula dari kecurigaan itu, ibu korban berusaha melakukan pendekatan. Akhirnya NA bercerita jika sudah dicabuli AP, tetangganya sendiri di perumahan bilangan Kecamatan Sei Beduk.

Malah pelaku sejak dua bulan lalu, tepatnya Maret melakukan perbuatan tak senonoh itu kepada korban sebanyak 6 kali.

Menurut Betty, pelaku memaksa korban untuk memegang bagian sensitifnya hingga mengalami ejakulasi. Dan juga di bagian dada.

Perbuatan tak terpuji itu baru terungkap pada tanggal 25 Mei. Keesokan harinya tanggal 26 Mei, ibu korban memutuskan melapor ke Polsek Sei Beduk

Atas laporan tersebut, jajaran Polsek Sei Beduk melakukan pengembangan. Pelaku AP langsung dijemput di rumahnya pada Senin (8/6) malam, tanpa perlawanan.

Kepada polisi, AP mengakui perbuatannya. Perbuatan cabul itu dilakukan di dalam rumah pelaku, yang sangat berdekatan dengan rumah korban. Polisi juga mengamankan barang bukti.

“Sebagai barang bukti, polisi mengamankan 1 buah miniset warna cream, 1 pasang pakaian tidur warna biru bermotif bunga,” paparnya.(bl)