Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi kembali menyampaikan adanya penambahan warga positif Covid-19, Senin (8/6). Total pasien covid-19 ada 159, sembuh 64, meninggal 12, dirawat 83. Di hari yang sama ada 2 pasien dinyatakan sembuh.

Disebutkan dalam rilis, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil tracing closes contact dari klaster HOG Eden Park Kota Batam, yakni;

Seorang perempuan warga Kota Batam berinisial An. AL, usia 27 tahun, swasta, beralamat di kawasan Perumahan Golden Line, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 159.

Sehubungan dengan kebutuhan melengkapi persyaratan perjalanan menggunakan pesawat udara ke Medan, yang bersangkutan pada tanggal 2 Juni 2020 melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri di RS Bhayangkara Batam dengan hasil reaktif.

Lalu dilakukan pemeriksaan lanjutan foto rontgen dengan kesimpulan ditemukan “Infiltrat minimal di perihiler kanan” dan dilakukan karantina di ruang isolasi rumah sakit tersebut.

Sesuai hasil anamnesa kepada yang bersangkutan diketahui bahwa pernah memiliki riwayat contact (Closes contact) sekitar dua minggu sebelumnya dengan pendetanya Terkonfirmasi Positif Nomor 113 yang juga berkaitan erat dengan klaster HOG Eden Park 49 dan 82.

Berdasarkan riwayat anamnesa demikian maka selanjutnya tim medis RS Bhayangkara Batam melakukan tindakan pemeriksaan lebih lanjut dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sementara itu, dua pasien yang sembuh adalah Tn Timotius, usia 68, laki-laki, swasta (Kasus nomor 129) dan Ny Magdalena, usia 61, ibu rumah tangga (Kasus nomor 130). Keduanya di rawat di Rumah Sakit Elisabeth. Dan dinyatakan sembuh setelah menjalani swab dua kali berturut-turut dengan hasil negatif.

“Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya guna melaksanakan self isolatian/karantina mandiri di rumahnya
selama 14 hari,” demikian disampaikan.(bl)