Infografis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, 1 Juni 2020.

KEPRI (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Isdianto menyampaikan adanya warga yang terkonfirmasi Covid-19, Senin (1/6). Total di Kepri capai 207 pasien. Sembuh 102, meninggal 15 orang.

Dalam rilisnya disampaikan terdapat penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Batam sebanyak 12 orang, yakni;

1. (Pasien No. 165) atas nama Tn. TT berusia 68 tahun status saat ini Perawatan RS Elizabeth Batam Kota;

2. (Pasien No. 166) atas nama Ny. MD berusia 61 tahun status saat ini Perawatan RS Elizabeth Batam Kota;

3. (Pasien No. 167) atas nama Anak UZ berusia 8 tahun status saat ini Karantina Rumah;

4. (Pasien No. 168) atas nama Nn. SH berusia 19 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

5. (Pasien No. 169) atas nama Anak KL berusia 4 tahun status saat ini Perawatan RSUD Embung Fatimah;

6. (Pasien No. 170) atas nama Ny. ZE berusia 44 tahun status saat ini Perawatan RS Elizabeth Batam Kota;

7. (Pasien No. 171) atas nama Nn. DP berusia 21 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

8. (Pasien No. 172) atas nama Ny. SP berusia 45 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

9. (Pasien No. 173) atas nama Tn. MR berusia 33 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

10. (Pasien No. 174) atas nama Ny. NE berusia 43 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

11. (Pasien No. 175) atas nama Tn. DA berusia 29 tahun status saat ini Karantina Rumah Sakit Khusus COVID-19 Galang;

12. (Pasien No. 176) atas nama Nn. PN berusia 13 tahun status saat ini Perawatan RS Elizabeth Batam Kota.

Atas penambahan tersebut, pasien positif di Provinsi Kepri menjadi 207, dengan rincian dari klaster Kepri 176, klaster KM Kelud di Galang 29 dan klaster Kapal Sabuk Nusantara 2 orang.

Isdianti juga menyampaikan, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada satu bencana pandemi Covid-19. Menghadapi wabah Covid-19, membutuhkan kebersamaan serta persatuan dan kesatuan bangsa sehingga tidak terpecah belah dalam menyikapi upaya penanganan virus ini.

Konsep Gotong Royong yang merupakan salah satu intisari nilai Pancasila dapat dijadikan role model baik bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid-19, melalui penguatan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila diharapkan mampu mempercepat penanggulangannya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ia mengucapkan “Selamat
Hari Pancasila 1 Juni 2020“ memupuk kerukunan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, cinta keluarga, cinta sesama, dalam interaksi sosial bawa selalu semangat Pancasila.

“Marilah kita semua bersama, bersatu, sama kan langkah bergotong-royong serta tolong menolong antar sesama dalam menghadapi
penyebaran Covid-19,” imbuhnya.(bl)