Suasana mal di Batam. Foto: Batamlagi.com

JAKARTA (BATAMLAGI.COM) – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa ada alasan pemerintah untuk mengizinkan mal dan bandar udara (Bandara) beroperasi di tengah pandemi Covid-19.

“Misalnya kenapa masjid kok ditutup, mal kok dibuka. Saya kira yang dibuka bukan langgar hukum karena ada 11 sektor tertentu yang oleh UU boleh dibuka, oleh protokol,” ujar Mahfud saat konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (19/5) seperti dilansir dari Antaranews.com.

Mahfud menjelaskan, bandara juga diperbolehkan beroperasi karena untuk melayani kelompok masyarakat yang harus bepergian untuk melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan di Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Bandara untuk mengangkut orang-orang dengan tugas dan syarat tertentu dibuka, (kalau ada) yang melanggar juga ditindak,” ujarnya.

Dijelaskan, terkait ketentuan PSBB dan kekarantinaan kesehatan, pembatasan kegiatan kerja selama PSBB antara lain, dikecualikan untuk penyedia layanan pemenuhan kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak, kesehatan, komunikasi, dan distribusi logistik.

Dikatakan Mahmud, mal diizinkan tetap beroperasi karena menyediakan layanan yang termasuk dalam 11 sektor layanan yang dikecualikan dalam penerapan PSBB untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Kegiatan usaha di luar 11 sektor yang dikecualikan dalam aturan mengenai PSBB untuk sementara tidak boleh beroperasi. Contohnya pusat belanja furnitur IKEA di Tangerang Selatan diminta untuk tutup sementara saat PSBB,” ungkapnya.

Namun, meski boleh beroperasi selama pandemi, kata Mahfud, kegiatan usaha di 11 sektor yang dikecualikan tersebut harus tetap dilakukan dengan mengacu pada protokol kesehatan.

“Ada penegakan protokol kesehatan yang dikawal penegakan keamanan. Jadi strateginya penegakan protokol keamanan,” ujar dia.(*/bl)