Wali Kota Batam Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat menggelar rakor bersama Forkompinda dan kalangan masyarakat di Dataran Engku Putri. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Wali Kota Batam Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyiapkan 10 ribu nasi kotak untuk mengganti kegiatan open house Idul Fitri yang rutin digelar tiap tahunnya di perumahannya.

“Tahun ini tidak ada open house. Kita geser hanya siapkan nasi kotak sebanyak 10 ribu. Dari Pemko Batam 5 ribu dan BP Batam 5 ribu. Makanan inilah akan kita bagikan nantinya,” kata Rudi, Senin (18/5).

Dikatakannya, untuk titik pembagian akan segera akan dibahas. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tidak menghindari kerumunan massa.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Kota Batam Zulkarnain mengatakan, sesuai surat edaran pemerintah pusat, ditujukan ke Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam bahwa, ada dua daerah yang masuk zona merah yakni Batam dan Tanjungpinang.

Bahwa dalam tatanan pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H sebaiknya dilakukan di rumah di masa pandemi Covid-19. Begitu juga acara silaturahmi, atau halal bihalal untuk ditiadakan sementara.

“Silaturahmi atau halal bihalal ditiadakan. Pertemuan fisik silahkan melalui medsos. TNI/Polri semua tim gugus, akan menyisir dan memberikan edukasi, termasuk jika masih ada yang melaksanakan salat Idul Fitri,” ucapnya.

Imbauan yang sama juga datang dari FKPD. Baik itu Kapolresta Barelang, Dan Lanal Batam, Danlanud Batam, Dandim 0316/Batam, Danyon Raider RK 136/TS, Danyon Marinir-10/SBY, dan Dandenpom 1/6 Batam. Semua berharap seluruh masyarakat dapat kompak mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti social dan physical distancing.

“Kita tidak larang ibadah. Kita melarang untuk berkumpul. Kepada para ulama, tolong sampaikan ke masyarakat, tahan dulu,” kata Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro.(bl)