Infografis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam 14 Mei 2020.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam juga menyampaikan perkembangan pasien yang sembuh, Kamis (14/5). Ada empat orang pasien, tiga di antaranya kru kapal Kelud dan satu orang kasus Batam nomor 31 yang saat ini dalam perawatan RSUD Embung Fatimah Batam. Selain itu juga ada tambahan 1 pasien positif corona.

Pasien yang dinyatakan sembuh kasus nomor 31, adalah seorang guru SMA dan beralamat di kawasan perumahan Batamcentre. Yang bersangkutan pernah kontak dengan kasus terkonfirmasi positif nomor 18 yang merupakan temannya. Dan saat ini pasien tersebut sudah sembuh.

Lalu, 3 pasien sembuh dari kru KM Kelud. “Tinggal seorang lagi kru kapal Kelud yang masih dalam perawatan di RSKI Galang. Karena tiga orang dinyatakan sembuh,” ujar Didi Kusmarjadi, Kadis Kesehatan Kota Batam.

Kamis siang, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan juga Wali Kota Batam, HM Rudi melalui rilis juga mengumumkan penambahan 1 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Dijelaskan Rudi, penambahan ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari terkonfirmasi positif Nomor 32 yaitu WNA yang telah meninggal dunia.

Terkonfirmasi positif Covid-19 adalah seorang perempuan berinisial Ny CK berusia 61 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT) beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 50 Kota Batam.

“Yang bersangkutan merupakan tante (adik ibu) dari kasus terkonfirmasi positif nomor 46 yang tinggal serumah dan saat ini juga berada dalam masa perawatan isolasi/ karantina di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” ujarnya.

Dijelaskan juga, pada tanggal 8 Mei 2020, Tim Puskesmas Tanjung Sengkuang bersama Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Batu Ampar melakukan pemeriksaam RDT terhadap yang bersangkutan dengan hasil dinyatakan reaktif.

“Dengan diperolehnya hasil RDT tersebut yang bersangkutan kemudian dirujuk ke rumah sakit RSKI Covid-19 Galang Kota Batam guna pemantauan dan penanganan lebih lanjut,” kata Rudi.

Selanjutnya tanggal 9 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kepada yang bersangkutan dengan hasil terkonfirmasi negatif.

Kemudian tanggal 11 Mei 2020 dilanjutkan kembali dengan pemeriksaan swab tenggorokan kedua. Dimana hasilnya diperoleh pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta masih dalam proses perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” ujarnya.

Rudi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan.

“Kasus ini diyakini berkaitan erat dengan cluster jamaah tabligh terkonfirmasi positif nomor 32 yang terpantau masih berkembang,” imbuhnya.(bl)