Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, H Isdianto. Foto: ist

PINANG (BATAMLAGI.COM) – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, H Isdianto berharap tren penurunan orang-orang yang terdampak covid-19 semakin besar. Sehingga, virus ini benar-benar sirna di Kepri.

Dalam data Tim Gugus Tugas, penurunan terjadi di sejumlah kategori. Sejak 17 Maret lalu, sudah 208 PDP selesai pengawasan dari 281 PDP yang tercatat. Demikian juga dengan ODP yang sudah selesai pemantauan mencapai 2.379 pasien dari 3.058 pasien.

Dari kategori 1.769 orang tanpa gejala (OTG), sudah dilakukan pengecekan swab test dengan 65 negatif dan 9 terkonfirmasi positif.

Sembilan pasien positif ini melengkapi jumlah pasien positif di Kepri menjadi 54 orang hingga Sabtu (25/4).

Mereka tersebar di Batam dengan 29 pasien, Tanjungpinang sebanyak 21 pasien, serta Karimun dan Bintan masing-masing dua pasien. Jumlah di Kepri belum termasuk klaster KM Kelud yang berjumlah 29 orang dan dirawat di RS Galang.

Dari 54 pasien itu, kota 26 sedang menjalani perawatan dan 11 orang sedang melaksanakan karantina. Dari jumlah itu, 9 di antaranya sudah sembuh dan 9 meninggal dunia.

Tim Gugus Tugas pun terus melakukan perluasan kelompok masyarakat untuk dilakukan rapid test. Sampai saat ini, sudah 2.692 pasien yang menjalani rapid test dengan hasil 77 reaktif dan 2.615 non reaktif.

Isdianto menambahkan, protokol kesehatan harus dijalankan dengan disiplin kuat untuk mencegah sebaran covid-19 ini. Di antaranya selalu mencuci tangan, baik dengan air mengalir dan sabun ataupun hand sanitizer. Juga harus selalu menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah, selalu menjaga jarak serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Isdianto berterima kasih kepada semua komponen masyarakat yang bergerak bersama untuk mencegah sebaran virus itu. Termasuk solidaritas masyarakat di Kepri yang saling membantu untuk meringankan beban dari masyarakat yang terdampak.

“Harapan kita, semoga corona segera sirna dari Kepri,” imbuhnya.(bl)