Update covid-19.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Walikota/ Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi dalam rilisnya mengungkapkan, bahwa sejak Kamis (16/4) ada 9 orang warga Batam yang terkonfirmasi positif covid-19. Dengan rincian 4 laki-laki dan 5 perempuan.

Dalam keterangan persnya, Rudi menjelaskan, pasien nomor 18 adalah seorang perempuan, berinisial W, usia 29 tahun, profesi guru di salah satu sekolah di kawasan Batam Centre, beralamat di kawasan perumahan Kecamatan Batam Kota.

Berdasarkan anamnesa pasien tidak pernah melakukan perjalanan keluar kota, namun pada tanggal 20-24 Maret 2020 pernah dirawat di salah satu RS Swasta di Kawasan Batam Centre akibat mengalami demam yang disertai dengan batuk berdarah lebih kurang satu minggu sebelumnya.

Yang bersangkutan sempat dirawat dalam satu ruangan dengan terkonfirmasi dengan pasien kasus 04 selama sehari (23 Maret 2020) karena memiliki riwayat keluhan penyakit yang sama.

Diagnosa yang ditegakkan oleh dokter saat itu adalah “TB Paru Millier+Hemaptoe”, pada tanggal 24 Maret 2020 pasien diizinkan pulang untuk selanjutnya rawat jalan di Poli Paru rumah sakit tersebut.

Pada tanggal 04 April 2020 dilakukan RDT di salah satu puskesmas dengan hasil reaktif, selanjutnya tanggal 07 April 2020 dilakukan pemeriksaan sample swab yang informasinya diterima pada hari Kamis ini positif.

Selanjutnya pasien nomor 19 seorang berinisial ISA usia 31 tahun, anggota Polri beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.

Pasien nomor 20, laki-laki berinisial RHP usia 33 tahun, anggota Polri, ber alamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan Batam Kota

Pasien nomor 21, laki-laki berinisial HS usia 35 tahun, anggota Polri, ber alamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.

Yang bersangkutan semua tersebut diatas merupakan siswa SIP dari SETUKPA Lemdiklat Polri yang baru tiba di Batam dan langsung dikarantina di RS Bhayangkara, Batubesar Batam.

Perlu diketahui pada saat masih di Sukabumi, mereka semuanya telah dilakukan RDT dengan hasil non reaktif. Kemudian pada saat karantina di RS Bhayangkara Batam kembali dilakukan RDT tersebut dengan hasil Reaktif.

Berdasarkan hasil RDT tersebut selanjutnya, mereka semua dilakukan pemeriksaan sample Swab yang hasilnya positif. Saat ini kondisiya semuanya stabil, serta sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan Galang guna penanganan.

Pasien nomor 22 seorang perempuan berinisial LLP berusia 48 tahun, ASN, beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan Batam Kota. Perlu diingat kasus ini berkaitan erat dengan kasus/pasien 08, yang merupakan Cluster di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Kota Batam (P3AP2KB), dimana ASN yang bersangkutan tersebut bertugas. Saat ini kondisinya stabil dan akan diisolasi di RSUD Embung Fatimah.

Pasien nomor 23 seorang laki-laki berinisial I, usia 52 Tahun, ASN instansi vertikal Kesehatan ber al amat di Kawasan Perumahan Baloi, Kecamatan Lubukbaja. Ini merupakan kasus baru. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dinas ke Jakarta pada pertengahan Maret 2020. Dan sepulang dari Jakarta melakukan aktifitas rutin pekerjaan seperti biasanya di Batam.

Kemudian pada tanggal 3 April 2020 melakukan RDT dengan hasil Reaktif dan ditetapkan sebagai ODP dengan isolasi mandiri di rumah dinasnya. Pada keesokan harinya kembali dilakukan RDT dengan hasil masih reaktif ber dasarkan hasil tersebut kemudian dilakukan pengambilan sample swab yang hasilnya Positif. Saat ini yang bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya dalam keadaan sehat dan stabil.

Pasien nomor 24, seorang perempuan berinisial TS, usia 52 tahun, ASN, beralamat di Kawasan Perumahan Bengkong, Kecamatan Bengkong. Ini merupakan kasus baru.

Kasus ini berkaitan dengan erat dengan kasus pasien nomor 8, yang merupakan cluster kantor P3AP2KB dimana ASN yang bersangkutan bertugas. Saat ini kondisinya baik dan stabil dan akan diisolasi di RSUD Embung Fatimah.

Pasien nomor 25 seorang perempuan berinisial EM bersia 56 Tahun, ASN, beralamat di Kawasan Perumahan Muka Kuning Kecamatan Sei Beduk. Ini merupakan kasus baru.

Kasus ini pun berkaitan erat dengan kasus 08, yang merupakan Cluster kantor dimana ASN yang ber sangkutan tersebut bertugas. Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik dan stabil, dan telah dilakukan perawatan di ruang isolasi RSBP Batam.

Dan yang terakhir pasien nomor 26 seorang perempuan berinisial LM, usia 37 Tahun, TKW Singapura, beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan Batam Kota. Yang bersangkutan merupakan TKW di singapura yang baru kembali ke Batam pada tanggal 20 Januari 2020, dan pada tanggal 10 April 2020 merasa demam yang disertai batuk dan sesak nafas. Kemudian dibawa berobat ke rumah sakit swasta di Batamcenter dan dirawat di kamar isolasi.

Selanjutnya dilakukan RDT dengan hasil reaktif. Pada keesokan harinya dilakukan swab yang hasilnya positif. Pasien ini masih dirawat di rumah sakit tersebut. Total ada 11 pasien positif Covid-19 dari klaster P3AP2 KB Kota Batam yakni; pasien 07, 08, 09, 10, 13, 15, 16, 17, 22, 24 dan 25.(bl)