Mahasiswa S2 Jurusan Hukum Bisnis UIB dan jajaran Direktorat Intelkam Polda Kepri saat membagikan masker dan hand sanitizer. Foto: Ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Mahasiswa S2 Jurusan Hukum Bisnis Universitas Internasional Batam (UIB) bekerja sama dengan Direktorat Intelkam Polda Kepulauan Riau, membagikan 10 ribu masker dan 10 ribu Hand Sanitizer kepada pengendara kendaraan roda 2 dan roda 4 yang melintas di jalan simpang empat BNI Gelael, dan Simpang empat Kepri mall, Senin (13/4).

Kanit 1, Ipda Andri Warman dalam brefingnya mengatakan, tujuan membagian masker dan hand sanitizer ini untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini dalam masa pandemi.

Dijelaskan Andi Warman, peserta kegiatan ini terdiri dari polisi wanita (Polwan) dan Intel serta mahasiswa UIB. Ia menekankan kepada para peserta untuk memberikan hand sanitizer dan masker kepada masyarakat atau pengendara kendaraan yang belum memilikinya atau memakainya. Sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Saya tekankan, nanti saat pemberian hand sanitizer, masyarakat harus diberitahu bahwa itu digunakan untuk pembersihan tangan, bukan untuk diminum. Takutnya masyarakat yang tidak mengerti nanti malah salah pakai,” tegasnya.

Untuk pemberian masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan diawali di simpang empat BNI Gelael, dan berlanjut ke simpang empat Kepri Mall.

Sementara itu, Yanto, seorang pemotor terlihat sangat senang saat diberi masker dan sanitizer tersebut, karena untuk mendapatkan barang tersebut sangat sulit. Bila pun ada, harganya sangat tak terjangkau.

Bakty Basuki, mahasiswa S2 Jurusan Hukum Bisnis UIB menyampaikan bahwa, apa yang dilakukan para mahasiswa bersama Direktorat Intelkam ini, untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Bakty Basuki, saat ini wabah Covid-19 sudah banyak memakan korban di Indonesia , bahkan di Kota Batam. Ia pun melihat sendiri pemerintah sudah secara masif mengimbau, dan mensosialisasikan bahwa salah satu solusi untuk memutus penyebaran virus dimaksud adalah dengan menjaga jarak atau social distancing, selalu mencuci tangan baik dengan sabun atau hand sanitizer. Dan sebaiknya tetap berdiam di rumah, menghindari kerumunan, dan selalu menggunakan masker.

Pihaknya, juga tak henti-hentinya mengajak, mengingatkan masyarakat Kota Batam khususnya dan Kepri pada umumnya melalui pembagian masker dan hand sanitizer secara gratis.

Bakty Basuki berharap pembagian 10.000 masker dan hand sanitizer dapat menggugah dan menciptakan kepedulian masyarakat tentang pentingnya bekerja sama memutus penularan virus mematikan itu.

“Akhirnya cita- cita kita bersama untuk mewujudkan kota Batam yang madani dan terbebas dari segala wabah,” ujar Bakty.(bl)