Warga mengangkat korban penikaman di tempat kuliner, dekat Tiban Mc Dermot, Kecamatan Sekupang. Kamis (2/4). Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dua pria menjadi korban penikaman di tempat kuliner, dekat Tiban McDermot, Kecamatan Sekupang, Kamis (2/4) malam. Korban Abdul Haris Nasution tewas dalam kejadian ini, sedangkan Irfan Nasution harus mendapat perawatan medis. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Deddy Larepos diamankan di Mapolsek Sekupang.

Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/4), mengatakan, tersangkanya Deddy Larepos sudah diamankan beberapa jam usai penikaman itu.

Dikatakan Yudi, peristiwa itu berawal Irfan dan Haris sedang duduk-duduk menikmati makanan dan minuman. Tiba-tiba terjadi keributan, sehingga Irfan bersama dengan para saksi serta korban mencoba melerai keributan.

Lalu, Deddy meninggalkan lokasi kejadian. Sekitar 20 menit, tiba-tiba Deddy datang dengan membawa sebilah pisau langsung menikam perut Irfan sebanyak 3 kali. Haris yang mengetahuinya langsung berusaha melerainya.

“Korban Haris mencoba menghalau tindakan tersangka. Tersangka pun menikam Haris di bagian leher dan mengakibatkan korban meninggal,” ujar Kapolsek.

Masih kata Yudi, setelah kejadian, pelaku melarikan diri ke arah semak-semak belakang dealer Honda.

“Selanjutnya polisi menyisir lokasi. Akhirnya pelaku diketahui sembunyi di sekitar semak-semak tadi lalu ditangkap dan diabawa ke polsek,” tambahnya.

Namun, Kapolsek membantah pelaku penikaman dikeroyok dan dibacok masyarakat yang mengepungnya.

“Tidak benar itu masyarakat membacok pelaku, dan katanya pelakunya kebal, tidak seperti itu. Pelaku lari ke semak-semak dikejar massa, tetapi tidak ada yang berani menangkap karena pelaku bawa senjata,” tegas Yudi,

Hingga Jumat siang, polisi masih mencari barang bukti pisau yang dipakai pelaku untuk menikam korban. Sementara, Irfan yang masih mengalami luka serius dirawat intensif di RSBP Batam, Sekupang.(bl)