Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias SIK, didampingi Kasubbaghumas Polres Bintan AKP Nurmansyah Lubis, Kanit I Ipda Richie Putra, SH saat ekspos kasus narkotika, Jumat(3/4). Foto: Batamlagi.com

BINTAN (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Satnarkoba Polres Bintan berhasil membekuk pelaku narkotika jenis sabu, dan ganja. Dia adalah DK dan SS. SS tewas setelah peluru bersarang di dadanya.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugiharto melalui Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias SIK, DK dibekuk di Jalan Lintas Barat Tanjung Pinang Tanjung Uban dekat De Villa Bintan, Kabupaten Bintan, Jumat (3/4).

Dijelaskan, pihaknya sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian tim Sat Resnarkoba Polres Bintan dipimpin langsung dirinya melakukan penyelidikan. Di lokasi, pihaknya menangkap DK. Lalu, digelandang ke Polres untuk dimintai keterangan.

Dari pengakuan DK menyebutkan bahwa Narkotika itu didapat dari SS yang berada di Tanjung Pinang. Selanjutnya, Kasat Resnarkoba bersama tim menangkap SS di Jalan Pemuda Tanjungpinang.

Namun saat hendak ditangkap SS melakukan perlawanan dan menggeluarkan pisau. Sehingga terjadi pergumulan dengan anggota tim yang mengakibatkan tangan anggota tim terluka.

Dalam kondisi terdesak, anggota melumpuhkan SS dengan timah panas dan mengenai bagian dada bawah ketiak kiri. Kemudian tim membawa pelaku SS ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Fishabillah Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Ternyata, setelah berada di rumah sakit pelaku SS dinyatakan sudah meninggal. Diketahui, pelaku SS merupakan residivis kasus narkoba yang baru 5 bulan keluar dari penjara.

Barang bukti yang diamankan dari DK, berupa 4 paket sabu seberat 9,1 gram. Lalu, 2 paket ganja seberat 21,3 gram.

Sedangkan dari tangan pelaku SS, diamankan ganja seberat 1 kilogram dan 1 pisau.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 111 ayat (1) subsider 114 ayat (2), Subsider 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) dengan ancaman Hukuman pidana paling singkat 6 tahun dan maksimal pidana mati maupun seumur hidup.(bl)