Walikota dan Wakil Walikota Batam, M Rudi dan Amsakar Achmad saat menerangkan status pasien positif corona yang menjangkiti warga Batam. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pasien berinisial JR yang positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah sejak 23 Maret lalu, meninggal dunia pada Senin (30/3) pukul 01.45 WIB. Salah satu penyebab meninggalnya pasien 03 di antaranya ada penyakit penyerta.

“Karena ada penyakit penyerta istilah medisnya komorbid. Pasien (JR) ini kesehatan menurun,” kata Didi Kusmarjadi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Senin (29/3).

Dijelaskan Didi, pasien tersebut mempunyai penyakit lain sehingga kondisinya menurun. Seperti yang dialami pasien 01 yang telah meninggal dunia bebebrapa waktu lalu. JR dirawat secara intensif di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah.

Hari itu juga, jelas Didi, jenazah kasus 03 dimakamkan. Dimana jenazah pasien dibungkus (wrapping) menggunakan plastik, lalu dimasukkan ke kantong jenazah kepolisian. Kemudian dimasukkan ke dalam peti dan kembali dibungkus plastik sesuai prosedur undang-undang (UU) tentang karatina Covid-19.

“Perlakuan yang sama juga dilakukan kepada pasien 03 seperti pasien 01. Jenazah harus dimakamkan langsung tidak bisa lama-lama sesuai aturannya,” paparnya.

Dijelaskan juga, jenazah pasien 03 dibawa ke Tempat Umum Pemakaman (TPU) Sei Temiang pukul 08.00 WIB. Untuk keluarga yang melihat juga dibatasi karena menghindari penularan Covid-19 ini.

“Seperti dengan sebelumnya harus dibatasi yang melihatnya. Seharusnya, jenazah dimakamkan pukul 6 pagi tadi, tapi karena sesuatu hal jadi jam 8-an dikebumikan. Tidak jadi masalah, karena peti jenazah kita masukkan ke freezer (pendingin),” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, ada 1 orang warga Batam terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, Senin (23/3) lalu. Pasien tersebut merupakan laki-laki yang berusia 47 tahun, dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi Kirana RSUD Embung Fatimah. Total, dua penderita covid-19 di Batam yakni pasien 03 dan 01 meninggal dunia. Sedangkan pasien nomor 02 masih dirawat di RSBP Batam.(bl)