Wali Kota Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Seorang warga Batam, Kepri berjenis kelamin laki-laki positif terjangkit virus corona (Covid-19). Saat ini pasien berusia 47 tahun itu dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah (RSUD-EF) Batuaji, Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam siaran persnya, Senin (23/3) membeberkan riwayat perjalanan pasien tersebut. Pada Senin (9/3) melalui Bandara Hang Nadim pasien yang disebut pasien nomor 03 itu pergi ke Jakarta.

Selasa pagi, 10 Maret 2020, hadir acara pembangunan kapal di Tanjungpriok, Jakarta yang dihadiri banyak orang. Setelah itu pergi ke perusahaan pembuatan kapal lainnya. Sempat melakukan pertemuan tertutup hingga sore.

Setelah itu kembali ke kantornya di Menara Bidakara 2, Pancoran, Jakarta. Lalu meninggalkan kantor pukul 20.00 WIB dan langsung menuju ke Hotel Bidakara, tempatnya menginap dan langsung tidur.

Keesokan pagi, Rabu (11/3) yang bersangkutan Kantor Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk meeting pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

“Setelah itu menuju ke lokasi kliennya di Pluit SCBD. Dan menggelar rapat pada 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Setelah itu makan dan kembali ke kantor 17.00 WIB hingga 20.00 WIB,” ujar Rudi.

Selanjutnya, pada Kamis (12/3) jam 09.05 kembali ke Batam. Tiba di batam 11.00 WIB. Tiba di rumah sempat memperbaiki plafon kamar mandi di lantai dasar rumah yang terkena bocoran saluran air di kamar mandi atas.

Dia sempat menghirup udara yang pengap dan berbau karena tidak memakai masker. Kemudian pada hari Jumat 13 Maret 2020 tenggorokannya mulai gatal dan badannya tak fit saat terkena matahari usai salat jumat.

Pada 14 Maret 2020 badan demam. “Tak terlalu berat. “Malam harinya yang bersangktan meminum obat penurun demam dan kemudian tidur,” ujarnya.

Bangun pagi badannya ringan, beraktitivas sepeda. Setelah itu, Senin pagi 16 Maret, kembali demam. Meriang. Pasien berangkat ke rumah sakit. Sehari setelahnya terasa lagi sakit dan pergi ke rumah sakit dan masuk UGD yang dilanjutkan dengan tindakan diagnostik. Rontgen. Kemudian diizinkan pulang. Lalu diberi obat tambahan.

Lalu, pada Rabu (18/3) dilarikan kembali ke rumah sakit. Masuk ruang isolasi. Diambil sampel swab.

“Mengingat gejala yang timbul pneumonia. Pasien saat ini dalam pengawasan Covid-19,” kata Rudi.

Selanjutnya pada Senin 23 Maret, dapat hasil positif dari Kementerian Kesehatan RI. Kesimpulan terkonfirmasi hasilnya positif.

“Dan saat ini sedang dilakukan proses tracking terhadap semua orang yang berkontak langsung dengan pasien 03 selama yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Batam ke Jakarta hingga ke Batam,” tambah Rudi.(bl)