Wali Kota Batam HM Rudi, saat mengeskpos pasien positif virus corona yang dirawat di RSUD-EF, Kamis (19/3). Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pasien positif virus corona (Covid-19) yang dirawat di RSUD Embung Fatimah (RSUD-EF) meninggal dunia, Minggu (22/3) malam. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

“Iya meninggal dunial pukul 19.30 WIB,” kata Didi.

Dikatakan Didi, jenazah langsung dibawa untuk dimakamkan malam ini juga. Karena sesuai aturan tidak boleh lebih dari 4 jam.

“Malam ini langsung dikubur sesuai aturan nggak boleh lebih dari empat jam,” jelasnya.

Dijelaskan Didi, agar tidak terinfeksi jenazah pasien diwrapping (dibungkus) menggunakan plastik. Lalu dimasukkan ke kantong jenazah khusus, kemudian dimasukkan ke dalam peti jenazah.

“Peti jenazah juga diwrapping lalu dimakamkan malam ini. Sebelum dimakamkan, mereka yang ingin melihat jenazah juga dibatas. Ini mengantisipasi,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Batam HM Rudi, Kamis (19/3) menjelaskan, wanita berusia 51 tahun, warga Batam dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Dengan riwayat, awalnya pada tanggal 5 Maret pasien ngeluh sakit demam dan batuk berdahak. Lalu berobat di Puskemas dekat rumahnya. Kondisinya sempat membaik dan tanggal 7 Maret sudah tidak ada keluhan lagi.

Kemudian, tanggal 10 Maret 2020 berobat lagi di puskesmas. Lalu dirujuk ke rumah sakit tanggal 13 Maret diperbolehkan pulang. Tanggal 14 Maret pasien masuk UGD dengan keluhan batuk berdahak dan keluhan sesak, mual serta muntah-muntah.(bl)