Wali Kota Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Meski pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia meliburkan sekolah dan menunda pelaksanaan ujian Nasional (UN) akibat virus corona, namun Pemko Batam bekum meliburkan anak sekolah.

Wali Kota Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya belum berencana meliburkan anak-anak sekolah. Menurutnya, Batam masih aman dan kondusif dari Covid-19. Namun, semua pihak harus tetap waspada.

“Batam, belum ada rencana meliburkan sekolah. Meskipun ada beberapa daerah sudah meliburkan,” jelas Rudi, Sabtu (14/3).

Wacananya, Rudi bakal mengumpulkan semua guru sesuai tingkatan di Batam, baik sekolah swasta dan negeri. Untuk memberikan arahan dan imbauan yang diterapkan bagi anak-anak sekolah nantinya.

Seperti menggunakan cairan pembersih tangga, menggunakan masker, mengurangi bermain-bermain di luar atau langkah lainnya. Selain itu mengurangi mengadakan pertemuan besar di ruangan tertutup.

“Ini langkah preventif lebih penting untuk kondisi saat ini. Sembari kita menjaga-jaga. Makanya nanti guru itu akan saya kumpulkan berdasarkan tingkatan agar bisa membantu mencegah Corona ini,” terang Rudi lagi.

Menurutnya, untuk meliburkan sekolah ini harus berdasarkan persetujuan Pemerintah Pusat. Walaupun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Anwar Makarim juga mendukung kebijakan Pemda yang meliburkan sekolah dan menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Karena keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga lainnya itu yang sangat penting.

“Meskipun dampak penyebaran Covid-19 semua daerah berbeda-beda dalam penanganannya,” ucapnya.(bl)