Ilustrasi sabu-sabu. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, memusnahkan sabu-sabu seberat 1.175,89 kilogram di Kantor BNNP Kepri Nongsa, Rabu (11/3). Pemusnahan narkotika tersebut berasal dari 5 kasus tangkapan beberapa waktu lalu.

“Ini merupakan pengungkapan lima kasus dari Bea Cukai dan Avsec (Avation Security) Bandara Hang Nadim Batam,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP Provinsi Kepri, Kombes Arif Bastari.

Ia menjelaskan, pemusnahan sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 5 kasus dengan 6 orang tersangka sejak Desember 2019 hingga Februari 2020.

Pemusnahan barang bukti berdasarkan hasil penetapan kasus dari Kejaksaan Negeri Batam yang harus dimusnahkan.

Dari 5 kasus terdiri dari pengungkapan kasus di antaranya di cargo bandara tanggal 20 Desember 2019 seberat 1 paket tiki sabu-sabu seberat 305 gram.

“Sebanyak 268,78 gram dimusnahkan sisanya 36,27 gram untuk kepentingan uji laboratorium dan untuk bukti persidangan,” paparnya.

Dijelaskan juga, kasus kedua pengungkapan kasus di Pelabuhan Batuampar tanggal 2 Februari sebanyak 194 gram dengan tersangka Z dan M dan D. Petugas memusnahkan sabu seberat 169,37 gram dan sebanyak sisanya untuk laboratorium dan persidangan seberat 24,63 gram. Ketiga tersangka adalah kurir dan pemilik barang adalah S (DPO) warga Negara Malaysia.

Untuk kasus ketiga, Arif menyebutkan, petugas mengamankan 2 warga Negara Malaysia L dan N pada tanggal 2 Februari 2020 di Pelabuhan Internasional Batam Center yang membawa 6 buah kondom yang di dalamnya terdapat plastik bening berisi sabu seberat bruto 364 gram yang disimpan di dalam dubur saudara N seberat 120 gram dan di dalam dubur L seberat 244 gram.

“Keduanya warga Malaysia dan barang bukti dimusnahkan sebanyak 292 gram dan sebanyak 72 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” jelas Arif.

Pengungkapan kasus keempat, hasil penangkapan pada tanggal 12 Februari 2020, di Pelabuhan TPS Pukadara Prana Perkasa Komplek Sarana Industrial Point Nomor B 07 Batam Center petugas menemukan tas Merk Michael Kors wana biru yang di dalamnya terdapat 2 bungkus plastik berisi abu seberat bruto 203 gram.

“Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita, akan dilakukan pemusnahan sebanya 178,87 gram dan sebanyak 24,13 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” ujar polisi berpangkat 3 mawar ini.

Untuk kasus kelima, pengungkapan kasus tangkapan pada hari Kamis tanggal 20 Februari 2020 di Pelabuhan Bandara Internasional Hang Nadim oleh petugas Bea & Cukai dengan tersangka F (35) dengan barang bukti 303 gram.

“Sebanyak 266,87 gram dimusnahkan dan sisanya 36,13 untuk kepentingan laboratorium,” paparnya.(bl)