Motor curian yang berhasil diamankan jajaran Polsek Sagulung. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) –  Jajaran Polsek Sagulung berhasil mengamankan 21 motor dari kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Hanya saja yang ada laporan polisi (LP) hanya 3 motor.

“18 unit motor lagi belum kita ketahui siapa pemiliknya, kita masih terus melakukan pengecekan Laporan Polisi di setiap polsek,” ucap AKP Riyanto, Kapolsek Sagulung, Rabu (26/2).

Riyanto mengatakan, kepada warga yang pernah kehilangan motor, tidak usah sungkan untuk mengecek ke Polsek Sagulung dan membawa bukti laporan polisinya.

“Mana tau masih ada rezeki pemilik motor. Dan jangan lupa bawa bukti laporan,” ungkapnya.

Riyanto mengatakan, motor yang berhasil diamankan kebanyakan motor matic. Dan beberapa di antaranya ada juga motor Yamaha Vixion. Namun rata-rata, nomor polisi motor tersebut sudah diubah oleh pelaku pencurian dan dijual ke pulau.

“Rata-rata motor ini kami amankan dari pulau pulau, sebagian lagi ada yang di kota Batam. Namun TKP-nya semua berada di Kota Batam,” tegasnya.

Masih dengan Riyanto, kebanyakan motor hasil tangkapan itu masih tergolong bagus. Bahkan tahun pembuatan di atas tahun 2015. Tak hanya itu saja, ada juga motor yang masih terlihat seperti baru.

“Mungkin pemilik motor baru membeli kendaraannya, tapi sayang langsung dicuri maling,” tegasnya.

Dengan banyaknya hasil tangkapan tersebut, Riyanto kembali mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat meninggalkan dan memarkirkan kendaraannya. Sebab pelaku kejahatahan selalu memantau motor yang di parkir dengan sembarangan.

“Kasihlah kunci ganda, sebab tanpa kunci ganda, pelaku akan mudah membobol. Dari pengakuan pelaku, mereka bisa membobol motor dalam waktu yang singkat dan tak sampai 1 menit,” tuturnya lagi.

Selanjutnya, Riyanto menyarankan agar warga selalu melaporkan aksi kejahatan yang dialaminya seperti curanmor. Sebab melalui laporan tersebut, maka polisi akan dipermudah dalam melakukan pengembangan.

“Seperti saat ini, motor yang kami amankan masih banyak yang belum memiliki laporan resmi. Jika ada laporan resminya, kita akan gampang mencari pemiliknya dan mengembalikan motornya,” tuturnya.

Seperti diberitakan, dua pelaku bernama Febri dan Hasim ini sudah sering mencuri motor. Keduanya merupakan residivis. Untuk memasarkan hasil kejahatannya itu, dibantu Jefri. Febri ditembak kedua kakinya.

“Saat penangkapan, Febri sempat melawan, akhirnya petugas di lapangan terpaksa melumpukan Febri. Dialah otak pelakunya,” ujar Kapolsek.(bl)