Sa (baju orange), pelaku kasus pencabulan saat digiring polisi. Foto: ist

KARIMUN (BATAMLAGI.COM) – Modus numpang mandi, pria berinisial Sa (37) ternyata menyimpan niat jahat. Usai mandi itu, pria bejat ini menodai anak gadis berusia 8 tahun yang berkebutuhan khusus.

“Kejadian itu terjadi di rumah korban, di dalam kamar korban,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono saat jumpa pers Polres Karimun, Selasa (18/2) sore.

Dikatakan Herie, peristiwa itu bermula saat pelaku menumpang mandi di rumah korban di kawasan Kecamatan Meral. Usai mandi, pelaku yang sudah mempunyai niat jahat diam-diam masuk ke kamar, yang ditempati korban.

Aksi pelaku, lanjutnya, dipergoki ibu korban saat itu akan mengambil cabai di kamar lainnya. Saat melintas di kamar korban, ibu korban melihat pelaku tanpa busana sudah berada di atas tubuh korban yang sedang berbaring di tempat tidur.

“Saat itu ibu korban masuk dan melihat perbuatan bejat pelaku,” jelas Herie.

Melihat perbuatan tak senonoh itu, ibu korban emosi. Pelaku pun kelagapan karena aksinya dipergoki. Pelaku langsung memakai pakaiannya dan pergi meninggalkan rumah korban.

Atas peristiwa itu, ibu korban melapor ke Mapolres Karimun. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Tak membutuhkan waktu lama, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Jalan A Yani pada Sabtu (15/2).

Saat ini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 81 ayat 2 dan 82 ayat 1 Undang-Undang Uomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

“Pelaku sudah kita amankan di Mapolres Karimun, dari kejadian ini kita sita barang bukti berupa handuk yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya. Selain itu juga hasil visum korban,” terang Harie.(bl)