Ayam dan penjudi ayam sabung diamankan polisi di Mapolresta Barelang, Senin (10/2). Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sebelas orang penjudi sabung ayam dicokok polisi. Dari tangan pelaku diamankan uang dan ayam jago. Kini, belasan pelaku mendekam di hotel prodeo Mapolresta Barelang.

“Dari sebelas orang yang diamankan itu, di antaranya adalah pemain, wasit dan bandar,” ujar Wakapolresta Barelang AKBP Junoto didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan saat ekspos di Mapolresta Barelang, Senin (10/2).

Dikatakannya, para pelaku dibekuk di gelanggang sabung ayam di Warung Kopi 77 di pemukiman liar depan SP Plaza, Sagulung, Minggu (9/2). Junoto menyebut, judi sabung ayam ini suatu kebiasaan mencari keuntungan singkat, dengan mengadu nasib ayam yang mereka taruhkan. Lanjutnya, masalah ekonomi juga faktor lain bagi para pelaku yang malas bekerja.

“Pelaku ada yang pekerja swasta dan serabutan,” terang Wakapolresta.

Dari keterangan para tersangka, kegiatan judi sabung ayam berlangsung sudah setahun. Mereka suka pindah-pindah tempat. Diakuinya, perputaran uang di lokasi mencapat jutaan rupiah per harinya mengingat banyaknya jumlah orang yang main.

Kompol Andri, menambahkan cara mereka berjudi, para pemain memasang taruhan kepada bandar, ada yang Rp 500 ribu sekali taruhan. Sedangkan wasit dapat 10 persen dari hasil taruhan dengan durasi waktunya paling 5 – 7 ronde.

Selain mengamankan belasan orang itu, pihaknya juga menyita barang bukti 4 ekor ayam jago serta uang taruhan Rp 2,2 juta. Para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP junto Pasal 303 biz dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. “Rangkaian kriminalnya sudah lengkap dan terbukti,” imbuhnya.(bl)