Janin bayi yang ditanam di lapangan voli masih lengkap dibungkus kain. Foto: Batamlagi.com

KARIMUN (BATAMLAGI.COM) – Warga Kampung Suka Maju, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat menemukan orok yang ditanam di lapangan voli, Jumat (31/1) sekitar pukul 18.10 WIB. Orok itu terlihat sudah ada tulang kaki dan tengkorak.

Kapolres Karimun, AKP Yos Guntur Yudi FS SIK, yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim, AKP Herie Pramono SIk membenarkan, penemuan orok tersebut.

“Iya benar, sudah kita lakukan evakuasi dan dilakukan identifikasi,” ujarnya.

Dikatakan AKP Herie Pramono, penemuan orok itu bermula dari laporan warga bernama Wardinah sekitar pukul 18.10 WIB lalu. Orok itu terlihat ada tulang kaki dan tengkorak yang dibungkus pada 2 lapis kain bercorak atau sejenis kain jarit di lapangan voli RT02, RW03 Kampung Sukamaju, Pangke, Kecamatan Meral Barat, kabupaten Karimun.

Informasi itu sampai ke Kepala Desa Pangke, Fendi dan diteruskan kepada Kapolsek Meral. Kemudian, lanjut Herie, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menerjunkan personel Inafis Satuan Reskrim Polres Karimun, personel piket Satuan Reskrim Polres Karimun.

Lalu, orok itu langsung dibawa ke Kamar Pemulasaraan RS M Sani untuk ditindaklanjuti. Sekitar pukul 19.20 WIB personel Inafis berkordinasi dengan pihak rumah sakit yang ditangani dr Aisyiatul Mahsusiah SpF. Belakangan didapati orok itu merupakan janin bayi berusia sekitar 6 bulan.

Dugaan kuat orok itu dari hasil pengguguran Kandungan. Untuk memastikannya pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Harie mengimbau seluruh masyarakat untuk membantu dengan menghubungi Call Center 085271717108 atau laporan ke Polsek terdekat.

“Apabila mengetahui ada tetangga, anak kos atau siapa saja wanita yang sedang hamil atau dicurigai dan saat ini terlihat sudah tidak lagi hamil, bisa disampaikan kepada kepolisian terdekat,” pungkasnya.(bl)