Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman. Foto: Ist

NATUNA (BATAMLAGI.COM) – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Kepala Dinas Pendidikan memperingatkan mahasiswa Kabupaten Anambas untuk keluar dari Asrama Mahasiswa Kabupaten Natuna. Bila tak diindahkan akan dilakukan tindakan tegas.

“Kita memberikan tenggang waktu untuk keluar asrama hingga Juni 2020,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman, kemarin kepada wartawan.

Dikatakan Suherman, Asrama Mahasiswa Kabupaten Natuna itu terletak di Jalan Tebet Timur Dalam VIII. i, Nomor 6 Jakarta.

“Asrama tersebut telah ditempati sejak 27 Mai 2007 lalu. Jumlah kamarnya sekitar 10,” ujarnya.

Suherman juga menjelaskan, dengan bergabungnya mahasiswa Kabupaten Natuna dan mahasiswa Anambas, tentu sangat dikeluhkan para mahasiswa Natuna. Selain tempatnya sempit, juga sudah tak layak. Karena ditempati lebih dari dua puluhan orang yang semestinya belasan orang.

Terkait tenggang waktu yang diberikan itu, tambah Suherman, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pendidikan akan menyurati instansi terkait, yakni, Pemerintah Kabupaten Anambas, Pemerintah Kota Jakarta hingga ketua RT dan RW.

“Jika tak diindahkan hingga waktunya, tentu akan ditindak secara tegas. Karena Asrama tersebut untuk mahasiswa Natuna, bukan Anambas,” pungkasnya.(bl)