Dalam bungkusan plastik permen ini berisi puluhan ribu ekstasi yang dibawa pelaku dari Malaysia. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Petugas Bea Cukai Batam mengamankan pria berinisial J (28) yang datang dari Stulang Laut, Malaysia di Pelabuhan Harbour Bay, Batuampar, Kamis (9/1). Dari dalam koper lelaki itu, diamankan bungkusan permen berisi pil ekstasi.

“Setelah diperiksa 11 bungkus makanan ringan itu dicampur pil ekstasi. Totalnya 30.037 butir dan 31, 7 gram yang sudah hancur,” kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata saat ekspos di Batuampar, Selasa (14/1).

Dikatakan Susila, untuk pemeriksaan lebih lanjut kasus tersebut dilimpahkan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait kepemilikan ekstasi ada padanya dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan makasimal 20 tahun penjara. Junto Pasal 113 ayat 2 terkait membawa narkoba dari luar negeri ancaman min 5 tahun maksimal 20 tahun dan Pasal 114 ayat 2 minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kepri AKBP S.O.M Pardede mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ribuan butir pil ekstasi yang akan dibawa ke Jakarta oleh pelaku. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk pengangkatan data-data yang ada di hape pelaku.

“Kita minta bantu Bareskrim bongkar Card Data Record (CDR) di percakapan WhatsApp pelaku,” kata Pardede.(bl)