Maling elpiji 3 kilo diamankan polisi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Geng maling elpiji 3 kilogram atau gas melon yang mengendarai mobil berhasil dibekuk warga. Mereka, kepergok pemilik gas, pada Selasa (7/1) subuh. Diduga pelaku yang sebelumnya beraksi di tempat tersebut.

Pagi itu, Erna, pemilik pangkalan gas berniat mengambil gas melon. Sesampai di tempat penyimpanan gasnya itu, wanita itu melihat para pelaku sedang beraksi. Erna yang kaget melihat tempat usaha dibobol maling langsung berteriak.

Mengetahui aksinya diketahui, para pelaku yang berhasil mengangkut 5 tabung gas elpiji itu langsung kabur dengan mobilnya.

Ternyata, teriakan Erna didengar sekuriti Perumahan Sakura Garden, Batuampar yang lagi berjaga. Kebetulan yang bertugas jaga malam itu ada dua orang. Sekuriti tadi berinisiatif langsung menutup portal pintu gerbang.

Saparudin Ketua RT setempat membenarkan peristiwa itu. “Keterangan dari sekuriti, pelaku yang ada di dalam mobil berjumlah enam orang,” kata Saparudin, Kamis (9/1).

Kata Saparudin, saat mobil pelaku dicegat tak satupun dari pelaku yang berani turun dari mobil sedan bercat silver bernomor polisi BP 1151 MQ itu.

“Mobil saat itu maju mundur seperti mau menabrak portal,” terangnya.

Nah, sekuriti yang dua orang tadi langsung bergerak cepat. Satu orang jaga di pintu kiri dan satunya lagi mengawasi sebelah pintu kanan mobil.

“Karena nggak kunjung keluar, sekuriti langsung ambil tindakan dengan memecahkan kaca mobil tadi. Saat itulah para pelaku berhamburan keluar dari mobil,” kenangnya.

Dua pelaku Jafar (20) dan HS (15) berhasil dibekuk. Setahu Ketua RT ini, baru-baru ini, tabung elpiji Erna juga pernah digondol maling. Saat itu, hujan deras. 11 tabung elpiji raib.

Saparudin menduga aksi pencurian itu ada keterlibatan orang dalam perumahan.

“Sepertinya begitu (keterlibatan warga), tapi biarlah polisi yang membuktikan itu,” tutupnya.

Informasi yang diperoleh, mobil yang digunakan pelaku untuk beraksi itu disebut-sebut mobil rental.

Terpisah, Kapolsek Batuampar Kompol Reza Tarigan dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/1) membenarkan adanya kasus pencurian tabung gas elpiji di wilayah hukumnya. Pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut.(bl)