Kawasaki Ninja SS milik korban yang berhasil dijual pelaku. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Wahyu (21) beriklan di media sosial Facebook pada akhir Desember ini. Kawasaki Ninja SS dengan nomor polisi BM 3422 VW miliknya itu akan dijual seharga Rp 15 juta. Namun malang, motornya malah dibawa kabur dan dijual oleh si calon pembeli.

Saat motornya itu diiklankan, banyak komentar dan yang menawar di lapak jual beli itu. Tak lama, ada satu calon pembeli yang agak serius. Kepada Wahyu, pemuda ini mengaku bernama Yuda dan mengaku tertarik. Lalu meminta dilakukan COD (Cash On Delivery).

Janjianlah mereka. Pada Sabtu (21/12) sore, usai magrib Wahyu mengajak Yuda bertemu di rumah saudaranya di bilangan Bengkong Pertiwi. Saat itu Wahyu berdua dengan teman sebayanya. Kalau calon pembeli itu sendiri mengemudikan mobil putih.

Setelah sama-sama melihat kondisi motor, pelaku bilang ke Wahyu kalau yang berniat membeli motor itu adalah temannya pelaku.

“Dia (calon pembeli) meminta test drive dulu sebentar menuju rumah temannya yang katanya mau beli motor,” kata Wahyu.

Saat itu dirinya sama sekali tak menaruh curiga. Sebab ada mobil SUV mini milik calon pembelinya yang ditinggalkan sebagai jaminan. Wahyu pun langsung memberikan kunci lengkap dengan STNK dan BPKB motor miliknya itu.

“Katanya duit ada sama temannya. Lalu dia minta STNK dan BPKB buat dilihatin ke temannya itu. Saya percaya aja, soalnya dia kan ninggalin mobil. Nggak mungkin nipu saya,” katanya.

Sejak kepergian pelaku, Wahyu setia menunggu. Wahyu masih berfikiran positif meski hari beranjak malam. Barulah saat pagi harinya, ada rasa waswas di diri Wahyu. Sebab, nomor handphone pelaku sudah tidak aktif lagi.

Belakangan diketahui, mobil yang ditinggal pelaku ternyata mobil rental. Ini diketahui setelah Wahyu memposting orang yang melarikan motornya di akun Facebooknya.

“Saya taruh foto dia, motor saya, dan mobil SUV mini itu. Malah saya dihubungi orang rental mau ngambil mobil,” kata Wahyu.

Tahu jadi korban penipuan, Wahyu segera melapor ke Polsek Batuampar, Minggu (22/12). Namun, karena belum 24 jam, laporan tersebut belum dapat diproses. Mobilpun dititipkannya di Polsek.

Informasi yang diperoleh di lapangan, Kawasaki Ninja SS tadi ternyata sudah laku dijual. Pembelinya dealer di bilangan Tiban. Kawasaki Ninja SS itu dijual Rp 10 juta lengkap dengan surat-suratnya.

Kapolsek Batuampar AKP Reza Tarigan yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/12), mengatakan, korban sudah berdamai. “Ada hitam di atas putih dari korban ditunjukin ke kita,” kata Reza.(bl)