Waka Polres Karimun, Kompol M Chaidir Sik yang didampingi Kasat Narkoba, AKP Rayendra Arga Prayana SIK saat mengekspos kasus narkotika di Mako polres Karimun, Senin (16/12). Foto: Batamlagi.com

KARIMUN (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Sat Narkoba Polres Karimun berhasil mengamankan ganja dan sabu. Barang terlarang itu diamankan polisi dari Wawan alias Gelap (35), warga Karimun pada Rabu (11/12) di dua lokasi di antaranya Jalan A Yani Depan bekas Hotel Pelangi, Kecamatan Karimun.

“Dalam penangkapan pertama diamankan 1 bungkus besar narkotika diduga jenis ganja kering dengan berat kotor 1.922 gram atau 1,9 kilogram lebih,” ungkap Waka Polres Karimun, Kompol M Chaidir Sik yang didampingi Kasat Narkoba, AKP Rayendra Arga Prayana SIK saat jumpa pers, di Mako polres Karimun, Senin (16/12).

Lalu, polisi mendalami dengan menggeledah rumah pelaku di Bukit Senang, Kecamatan Karimun. Dari lokasi polisi menemukan 1 paket kecil sabu seberat 0,35 gram, 1 bungkus besar ganja seberat 1.972 gram. 4 bungkus ganja kering seberat 1.609,18 gram, 41 paket kecil ganja seberat 98,40 gram dan 1 bungkus plastik ganja seberat 51,50 gram. Total ganja yang diamankan sekitar 5.653 gram.

“Tersangka dan barang bukti langsung kita amankan di Mako Polres Karimun saat itu,” tegas Chaidir.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara serta denda minimal Rp 800 juta hingga Rp 8 miliar.

Sementara itu, pelaku Wawan mengaku sudah dua kali melakukan pekerjaan terlarang tersebut. Namun tak kapok-kapok.

“Sudah dua kali sama yang ini. Dulu dihukum 7 tahun penjara keluar tahun 2018 lalu, bawa dua paket ganja. Sekarang ditangkap lagi,” aku Wawan.

Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Prayana, mengatakan, barang haram tersebut akan diedarkan di Karimun dan luar Karimun termasuk Batam dan lainnya.

“Barang dipakainya juga, kemudian dijual juga, dengan pasar, Karimun dan di luar Karimun termasuk Batam dan lainnya,” papar Rayendra.(bl)